Balai Kota Bogor
Jl. Ir. H. Juanda No. 10 Bogor
Jl. Ir. H. Juanda No. 10 Bogor
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan generasi muda Kota Bogor harus terus hadir, berkontribusi, serta mengambil peran dalam berbagai kesempatan dan kegiatan.
Hal tersebut disampaikan saat menyerahkan Anugerah Generasi Emas Merah Putih di Auditorium Bima Arya, Gedung Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor, Jalan Kapten Muslihat, Senin (31/8/2026).
Ia mengatakan generasi muda harus mampu mengayomi, berkolaborasi, dan bersinergi agar siap menerima tongkat estafet pembangunan Kota Bogor menuju Indonesia Emas 2045.
“Setiap kegiatan generasi muda Kota Bogor harus hadir, harus mau berkorban, harus muncul jadi tokoh-tokoh. Harus bisa mengayomi, berkolaborasi, dan bersinergi. Tidak bisa sendiri-sendiri, harus mulai hadir dan berkontribusi," ucap Dedie Rachim.
Untuk itu, Dedie Rachim berharap dari proses ini agar dapat menghasilkan generasi-generasi muda Kota Bogor yang memiliki sikap, kondisi dan situasi yang sama yaitu memajukan Kota Bogor melalui sinergi dan kolaborasi.
Anugerah Generasi Emas Merah Putih merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Festival Merah Putih (FMP) Tahun 2026.
Penghargaan ini mencakup delapan kategori, yaitu seni dan budaya, pendidikan dan literasi, atlet dan olahraga, sosial dan kemanusiaan, kepemudaan dan komunitas, kewirausahaan, lingkungan hidup, serta keagamaan.
Sebanyak 45 generasi muda Kota Bogor berprestasi dengan berbagai latar belakang pendidikan dan profesi menerima penghargaan tersebut.
Penyerahan anugerah dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Bogor bersama Ketua Umum Festival Merah Putih (FMP) Tahun 2026, Syahril M. Said.
Melalui kegiatan tersebut, Dedie Rachim menyampaikan bahwa Pemkot Bogor melakukan pemetaan terhadap generasi muda berprestasi yang dinilai sebagai local heroes atas kontribusi positif di lingkungan masing-masing dan memberikan dampak bagi Kota Bogor.
Menurutnya, untuk membangun dan merawat Kota Bogor dibutuhkan kebersamaan dari seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda.
Ia menekankan pembangunan tidak hanya berfokus pada aspek infrastruktur, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia melalui penguatan literasi, keagamaan, sosial, dan berbagai sektor lainnya.
“Jadi unsur pembangunan masa depan tidak hanya fisik infrastruktur tetapi manusia dan unsur lainnya. Dan ini mengingatkan kita akan motto Kota Bogor, Di Nu Kiwari Ngancik Nu Bihari, Seja Ayeuna Sampeureun Jaga," kata Dedie Rachim.
Email Pengaduan
Balai Kota Bogor
Whatsapp Kota Bogor
Berita Terbaru
Dedie Rachim Minta Leuweung Batutulis Dikembangkan Sesuai Konsep Hutan Kota
Deviasi Positif, Dedie Rachim Tinjau Progres Pembangunan Trase Batutulis
Dedie Rachim Ajak Generasi Muda Kota Bogor Aktif Berkontribusi Menuju Indonesia Emas 2045
Dedie Rachim Bersama DPRD Kota Bogor Serahkan Ijazah bagi Pelajar Prasejahtera