Selamat Datang Bogorian!

39 Tahun Mengabdi, Selamat Purna Bakti Pak Sekwan

Ada masa ketika seorang pemimpin datang membawa gagasan, bekerja bersama banyak orang, lalu tiba pada satu titik ketika langkah kedinasan harus berhenti.

 

Begitu pula perjalanan Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Bogor, Boris Derurasman, yang kini memasuki masa purna bakti usai menjadi bagian dari denyut Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor selama 39 tahun.

 

Bertahun-tahun beliau mengabdi sebagai bagian dari Pemkot Bogor, berbagai pekerjaan, keputusan, dan tanggung jawab telah menjadi bagian dari perjalanannya yang tercatat dalam sejarah pemerintahan.

 

Kini, ketika masa tugas itu sampai di ufuknya, yang tersisa hanyalah kenangan dalam ingatan orang-orang yang pernah bekerja bersamanya.

 

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas seluruh pengabdian pak sekwan selama menjalankan tugas.

 

“Setiap pengabdian pasti memiliki waktunya. Tetapi kebaikan, dedikasi, dan keteladanan yang diberikan selama menjalankan tugas akan tetap menjadi bagian dari perjalanan Pemerintah Kota Bogor,” ujar Dedie Rachim di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor, Rabu (30/9/2026).

 

Ia menyampaikan penghargaan atas kebersamaan dan kerja yang telah dibangun selama menjalankan roda pemerintahan.

 

“Terima kasih, Pak Boris, atas pengabdian, kerja keras, dan kebersamaan selama ini. Selamat memasuki masa purna bakti. Semoga selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan kesempatan untuk terus memberikan manfaat di tengah masyarakat,” katanya.

 

Ia menambahkankan, bagi Pemkot Bogor, purna bakti seorang aparatur bukan berarti berakhirnya hubungan dengan kota yang telah dilayani. Sebab, setiap orang yang mengabdikan tenaga dan pikirannya untuk Kota Bogor telah menjadi bagian dari perjalanan kota ini.

 

"Terima kasih untuk setiap langkah yang telah ditempuh, setiap waktu yang telah diberikan, dan setiap pengabdian yang diberikan oleh pak Boris, " ucap Dedie Rachim.

 

Sementara itu, Boris Derurasman, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini telah menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya.

 

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjalankan tugas terdapat perkataan, sikap, maupun keputusan yang kurang berkenan atau terdapat kesalahan yang pernah dilakukan.

 

“Terima kasih kepada semua pihak yang selama ini sudah bersama-sama, membantu dan mendukung saya dalam menjalankan tugas. Tentu selama perjalanan pengabdian ini tidak semuanya sempurna. Karena itu, saya secara pribadi memohon maaf apabila ada perkataan, sikap atau perbuatan saya yang kurang berkenan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja,” ujar Boris.

 

Ia berharap hubungan dan silaturahmi yang telah terjalin selama menjalankan tugas dapat terus terjaga meski masa pengabdian secara kedinasan telah berakhir.

 

“Semoga silaturahmi dan kebersamaan yang sudah terbangun selama ini tetap terjaga. Saya mohon doa agar setelah purna bakti ini bisa menjalani kehidupan dengan baik dan tetap bisa memberikan manfaat bagi orang lain,” katanya.

Tutup