| Renstra Kota Bogor - halaman 5 |
|
Halaman 5 dari 23
BAB II
Kota Bogor terletak pada ketinggian antara 190 sampai dengan 350 meter diatas permukaan laut dengan curah hujan rata-rata 4.000 mm/tahun. Tingginya curah hujan di Kota Bogor menyebabkan mendapat julukan Kota Hujan, dan terkadang salah diartikan juga sebagai daerah “pengirim” banjir ke Jakarta melalui dua sungai besar, yaitu Sungai Ciliwung dan Sungai Cisadane. Berdasarkan Perda No 1 Tahun 2000 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (Tahun 1999-2009) Fungsi Kota Bogor adalah : Dalam konteks Regional Kota Bogor adalah:
Dalam Konteks Internasional Kota Bogor merupakan pusat kegiatan-kegiatan Internasional konferensi-konferensi antara lain seperti Jakarta Informal Meeting untuk APEC yang dihadiri oleh para pemimpin negara dari Asia Pacific termasuk Amerika Serikat. Dengan demikian Kota Bogor harus menyiapkan dirinya menjadi kota Jasa yang siap melayani kebutuhan-kebutuhan , event-event nasional /Internasional yang akan dan bisa diselenggarakan di Kota Bogor. Pelayanan yang ekstra bagi pemenuhan kebutuhan warga, juga menjadi tuntutan utama karena semakin berkembang dan beragamnya kebutuhan seluruh warga terhadap barang dan jasa. Implikasi dari semua ini adalah meningkatnya kebutuhan pengadaan sarana transportasi masyarakat Kota, timbulnya kemacetan, meningkatnya jumlah pedagang kaki lima secara berlebihan, rusaknya tata kota, semakin menurunnya kualitas kebersihan kota sebagai akibat dari kelebihan penduduk dan segala aktivitasnya yang melebihi daya dukung lingkungan.
|