kumpulan istilah dunia it istilah komputer dunia it
hosting murah hosting berkualitas hosting terpercaya
info lowongan kerja lowongan kerja lowongan kerja
info lowongan kerja lowongan kerja lowongan kerja
resep makanan kumpulan resep makanan dan kue cara membuat masakan
Banner
KH.Jujun Junaedi Ceramahi Walikota dan Anggota Korpri
Rabu, 21 November 2012 12:47

Ratusan PNS (Pegawai Negeri Sipil) dilingkungan Pemerintah Kota Bogor dikumpulkan di Masjid Attaqwa Balaikota Bogor, Rabu (21/11/2012).  Selama dua jam mulai pukul 08.00 wib hingga pukul 10.00 wib anggota Korpri dilingkungan Pemerintah Kota Bogor menghentikan pekerjaan rutinnya untuk mendengarkan ceramah KH. Jujun Junaedi dari Garut.

KH. Jujun Junaedi sengaja diundang oleh Panitia HUT Korpri tingkat Kota Bogor untuk mengisi Tabligh Akbar dalam rangkaian memperingati HUT Korpri ke 41 tingkat Kota Bogor.  Tabligh Akbar HUT Korpri ke 41 ini dihadiri Walikota Bogor Diani Budiarto, para Asisten, Pimpinan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), dan seluruh staf dilingkungan Pemkot Bogor.

Ceramah KH. Jujun Junaedi  menarik perhatian jamaah yang hadir. Selain sekali kali melantunan lagu dengan suara mirip penyanyinya.  Jujun pun sangat pandai membuat guyonan yang menyegarkan.

Jujun mengingatkan kepada seluruh pegawai dilingkungan Pemerintah Kota Bogor agar dalam melayani masyarakat dilakukan dengan ikhlas.  “Aparat pemerintah adalah pelayan masyarakat, dan sudah selayaknya memberikan pelayanan optimal. Jika hal itu bisa dilakukan dengan ikhlas, maka akan menjadi bagian dari ibadah kepada Allah SWT, “ ungkap Jujun.

Jujun juga mengingatkan mengenai cara mendidik dilingkungan keluarga, khususnya dalam mendidik anak.  “Kesalehan sosial perlu ditanamkan sejak dini kepada anak-anak, dan jangan hanya sekedar teori yang tertuang dibuku, tapi harus direalisasikan dalam kehidupan sehari – hari, “ tukasnya.


KH. Jujun Junaedi ceramah dihadapan anggota Korpri

Pada kesempatan tersebut Jujun juga mengkritisi sisitim pendidikan yang diterapkan di sekolah. Banyak mata pelajaran yang diajarkan kepada anak dididik, tapi tidak banyak mengubah terhadap sikap dan prilaku anak didik. “Buktinya, kita lihat anak-anak sekarang, fenomena kenakalan remaja semakin merajalela.  seperti tawuran pelajar dan  kenakalan remaja lainnya,  tuturnya.

Masih soal pendidikan, Jujun juga mengkritisi  mengenai kegiatan  study tour sekolah yang dinilainya tidak terlalu penting.  “Saya lihat study tour Sekolah kebanyakan hanya main. Makanya pantas saja disekolahnya rajin Study Tour, setelah menjadi anggota Dewan pun  jadi rajin Study Banding, “ sindir Jujun yang disambut aplaus jamaah yang hadir. (yan)

Foto : gus

 

Website SKPD

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner