kumpulan istilah dunia it istilah komputer dunia it
hosting murah hosting berkualitas hosting terpercaya
info lowongan kerja lowongan kerja lowongan kerja
info lowongan kerja lowongan kerja lowongan kerja
resep makanan kumpulan resep makanan dan kue cara membuat masakan
Banner
Dana Jamkesmas Warga Miskin Kota Bogor Baru Terserap Rp7,051 miliar
Kamis, 21 Oktober 2010 00:42
Dana Jaminan Kesehatan Masyarakat untuk warga miskin Kota Bogor hingga bulan Juli 2010 baru terserap Rp7,051 miliar  dari alokasi dana yang disiapkan Pemerintah sebesar Rp18,074 miliar. “ Jadi,  masih ada sisa dana sebesar Rp11,022 miliar, “ kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr.Triwandha Elan dalam acara dialog interaktif memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-46 tahun 2010  di Ruang Rapat I Balaikota Bogor, Rabu (20/10).
 
Dialog interaktif digelar oleh Dinas Kesehatan, bersama segenap Rumah Sakit di wilayah Kota Bogor. Kegiatan untuk menyambut HKN yang jatuh pada tanggal pada 12 November mendatang, dibuka Wakil Walikota Bogor Achmad Ru’yat, sekaligus sebagai narasumber

Selain itu hadir Wakil Direktur Rumah Sakit PMI, Hendro Darmawan, dan perwakilan Rumah Sakit Marzuki Mahdi, Desi Widina, memberikan presentasi di hadapan sekitar 200 orang undangan dan peserta diskusi.

Elan menyebutkan, dana untuk berobat warga miskin yang totalnya berjumlah Rp18,074 miliar bersumber dari APBD Kota Bogor sebesar Rp2,5 miliar, APBD Provinsi Jawa Barat Rp1 miliar,  dan dari APBD 14,574 miliar.  “Dana yang telah terserap sebesar Rp7,051 bersumber dari APBD Kota Bogor dan APBN sedangkan dana dari Provinsi sebesar Rp1 miliar belum terserap dan masih tersimpan di Kas Daerah, “ jelasnya.

 Lebih lanjut Elan menjelaskan jumlah Gakin (Keluarga Miskin) di Kota Bogor berdasar SK Walikota Bogor  tahun 2008 sebanyak 173.968 jiwa, sementara pemegang SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu) diluar SK sebanyak 34.861 orang. Data ini memang masih menggunakan data lama. Data baru diharapkan akhir tahun ini selesai validasi,” terangnya.

Mengenai alokasi dana berobat warga miskin bersumber dari APBD Kota Bogor tahun 2010 dialokasikan sebesar Rp2,5 miliar dan sudah terserap sebesar Rp 2.401.887.250,- sehingga tersisa Rp98.112.750,- hingga bulan Juli 2010. Pendanaan tersebut untuk membiayai sebanyak 1338 kasus rawat inap dan 343 kasus rawat jalan. “Sisa dana tersebut bukan tidak terpakai, tetapi karena proses administrasi yang belum selesai,” jelas Elan.

Sementara itu Wakil Walikota Achmad Ru’yat berharap melalui dialog interaktif  dapat terbuka kanalisasi antara Pemerintah Kota, rumah sakit sebagai provider, dan masyarakat.

“Kesehatan merupakan kebutuhan dasar tiap manusia dan merupakan parameter keberhasilan IPM (Indeks Pembangunan Manusia), dimana pada tahun 2009 IPM Kesehatan Kota Bogor mencapai angka 72,95, “ungkapnya.

Menurut Ru’yat berdasarkan teori H. L. Bloom disebutkan bahwa kualitas kesehatan manusia ditentukan oleh pelayanan kesehatan, faktor keturunan atau genetis, faktor lingkungan, dan faktor perilaku hidup.

Dari sini kita bisa kembangkan model-model penanganan secara preventif, dan menciptakan perilaku hidup, cara berpikir, dan sikap jiwa yang sehat,” urai Ru’yat. (dicky/yan)
 
 
Selengkapnya alokasi dana Jamkesmas  dan Jumlah Kasus  tahun 2010, sbb:

ALOKASI DANA  TAHUN 2010

NO

SUMBER BIAYA

ALOKASI

PENYERAPAN

SISA ANGGARAN (JULI 2010)

1.

APBD KOTA BOGOR

 2.500.000.000

2.401.887.250

       98.112.750

2.

APBD PROVINSI

 1.000.000.000

-

  1.000.000.000

3.

APBN

14.574.482.000

4.649.846.032

  9.924.635.968

4.

JUMLAH

18.074.482.000

7.051.733.282

11.022.748.718

 

Jumlah  Kasus  Yang  Dilayani  Tahun 2010

NO

SUMBER BIAYA

RAWAT INAP

RAWAT JALAN

1.

APBD KOTA BOGOR

1338

343

2.

APBD PROVINSI

 

 

3.

APBN

978

11191

4.

JUMLAH

2316

11534

 

 

 
 
 

Website SKPD

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner