|
SAMBUTAN
WALIKOTA BOGOR
PADA ACARA BUKA PUASA BERSAMA MASYARAKAT DI MASJID AT-TAUFIQ CIMANGGU
Sabtu, 28 Agustus 2010 – 18 Ramadhan 1431 H
Assalamu’alaikum Wr.Wb.
Setiap helaan nafas dan detakan jantung kita tidak akan terlepas dari karunia dan limpahan rahmat Sang Maha Pencipta, Allah Subhanahu Wataala. Itu pula yang kita rasakan pada hari ke delapan belas di bulan suci Ramadhan 1431 H, saat hadir pada acara Buka Puasa Bersama Masyarakat di Masjid At-Taufiq Cimanggu.
Shalawat serta salam semoga selalu dilimpahkan kepada junjungan kita tercinta, manusia dengan segala kemuliannya, Nabi Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya sampai di akhir jaman nanti, yang setia menjalankan ajarannya.
Kita juga patut bersyukur karena Allah Subhanahu Wataala masih memberikan nikmat sehat dan umur sehingga kita masih memiliki kesempatan untuk menikmati kemuliaan Ramadhan yang telah masuk sepuluh hari ke dua. Maka, semangat yang harus muncul dalam diri kita adalah bagaimana mengisi hari-hari Ramadhan tersisa dengan rangkaian ibadah dengan lebih baik lagi dibandingkan hari-hari Ramadhan sebelumnya.
Ibadah-ibadah wajib harus kita lakukan dengan lebih tertib lagi dan pada saat yang sama, ibadah-ibadah sunnah harus mampu kita tingkatkan baik kualitas maupun kuantitasnya. Jadi, mari menghiasi detik demi detik Ramadhan dengan ibadah dan berbagai kebaikan lainnya. Sungguh indah manakala Ramadhan tahun ini, kita hiasi dengan mudahnya bibir kita mengucap dzikir dan melafazkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Bukan sebaliknya, bibir kita lebih sibuk untuk membicarakan keburukan orang lain.
Ramadhan pun akan terungkap maknanya manakala langkah-langkah kaki kita mampu lebih ringan untuk melangkah ke masjid untuk melaksanakan shalat. Bukan sebaliknya, langkah-langkah kaki kita lebih ringan untuk beranjak ke tempat tidur atau pergi ke berbagai pusat perbelanjaan.
InsyaAllah bulan Ramadhan pun akan mentasbihkan rahmatnya manakala tangan-tangan kita lebih senang berderma untuk membayar zakat atau mengeluarkan infaq dan sedeqah. Bukan sebaliknya, tangan-tangan kita lebih bersemangat untuk memilih-milih baju yang akan dikenakan pada saat Lebaran nanti.
Terkait ajakan berzakat, saya ingin terus memperkuat ajakan ini karena kita berharap pemberdayaan zakat di tengah ummat Islam Kota Bogor akan berlangsung dengan lebih baik. Kita patut optimis, zakat akan menjadi alat yang begitu efektif dalam penanganan masalah sosial yang dihadapi saudara-saudara kita.
Keoptimisan itu didasari keyakinan kita bahwa pemberdayaan zakat akan menciptakan sistem kemasyarakat yang luar biasa indah. Karena konsepsi berbagi dan menolong sesama tidak hanya akan berkembang sebagai sebuah wacana, tetapi juga telah tergambar dalam aktivitas nyata keseharian. Ummat yang memiliki kelebihan harta akan menyalurkan zakatnya ke berbagai lembaga amil untuk melahirkan berbagai program-program pemberdayaan.
Sedangkan, ummat yang tengah berhadapan dengan keterbatasan akan menerima banyak manfaat dari zakat yang dikumpulkan tersebut. Inilah yang kemudian kita sebut sebagai solidaritas sosial sejati yang akan menjadi modal sangat berharga untuk membangun Kota Bogor ke arah yang lebih baik.
Kemudian, pada kesempatan yang baik ini, saya ingin menyampaikan ajakan kepada semua pihak di Kota Bogor untuk senantiasa hidup berdampingan dan saling menghormati di atas segala perbedaan yang ada. Senantiasa pandanglah setiap perbedaan di antara kita sebagai fitrah kehidupan yang akan turut memperkaya keindahan hidup kita. Jika perbedaan itu memunculkan silang pendapat, maka saya sangat berharap pendekatan dialog dari hati ke hati harus selalu dikedepankan.
Saya pun ingin menghimbau warga Kota Bogor untuk meningkatkan sistem keamanan lingkungan di lingkungan masing-masing. Upaya itu diperlukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan buruk gangguan keamanan. Kita pahami, saat ini ada perkembangan yang kurang baik dengan maraknya aksi perampokam di berbagai daerah. Itulah kiranya beberapa hal-hal yang dapat saya sampaikan untuk menghantar pelaksanaan kegiatan hari ini. Semoga pelaksanaan buka puasa bersama ini mampu menguatkan ikatan silaturahim di antara kita semua. Akhirnya, saya ucapkan selamat menanti waktu berbuka puasa dan marilah kita berdo’a, semoga Allah Subhanahu Wataala dapat menerima ibadah shaum kita pada hari ke delapan belas ini.
Billahit’taufik Wal Hidayah, Wassalamu’alaikum Wr.Wb.
Walikota Bogor
Diani Budiarto
|