kumpulan istilah dunia it istilah komputer dunia it
hosting murah hosting berkualitas hosting terpercaya
info lowongan kerja lowongan kerja lowongan kerja
info lowongan kerja lowongan kerja lowongan kerja
resep makanan kumpulan resep makanan dan kue cara membuat masakan
Banner
Peran Dokter Hewan
Kamis, 05 November 2009 16:21
SAMBUTAN
WALIKOTA BOGOR
PADA ACARA SEMINAR DAN DIKLAT NASIONAL
DENGAN TEMA PERAN DOKTER HEWAN DALAM PENINGKATAN KESEJAHTRAAN MASYARAKAT DENGAN MENUNJANG PRODUK PANGAN ASAL HEWAN YANG BERKUALITAS AMAN, SEHAT, UTUH, DAN HALAL
Sabtu, 10 Oktober 2009 \ 2013 21 Syawal 1430 H



Assalamualaikum Wr.Wb.

Mari kita mengawali kegiatan pada hari ini dengan mengucap rasa syukur kehadirat Allah Subhanahu Wataala yang selalu melimpahkan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua. Kita sadari, hanya dengan ridho-Nya lah, pada hari ke sepuluh di bulan Oktober ini, kita dapat bersama-sama mengikuti Acara Seminar dan Diklat Nasional yang mengangkat tema Peran Dokter Hewan Dalam Peningkatan Kesejahtraan Masyarakat Dengan Menunjang Produk Pangan Asal Hewan Yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH).

 

Saya menyambut baik langkah inisiatif jajaran pengurus Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia (IMAKAHI), Institut Pertanian Bogor, untuk menyelenggarakan kegiatan seminar pada hari ini. Melalui penyelenggaraan seminar ini, kita seperti diingatkan akan peran-peran penting dokter hewan dalam menunjang Produk Pangan Asal Hewan Yang Aman, Sehat, Utuh, dan Halal di tengah masyarakat.

Kita ketahui dan pahami, peningkatan permintaan kebutuhan akan produk pangan asal hewan akhir-akhir ini telah diikuti pula oleh beberapa permasalahan tambahan lain. Tidak hanya permasalahan supply yang tidak lagi mampu memenuhi peningkatan permintaan yang ada, tetapi juga permasalahan serius lainnya.

Permasalahan serius itu diantaranya adalah penyebaran beberapa penyakit berbahaya yang media penularannya melalui daging hewan. Antrax, penyakit sapi gila, atau flu burung adalah beberapa nama penyakit yang telah membuat masyarakat tidak lagi merasa cukup tenang dalam mengkonsumsi produk pangan asal hewan. Mereka dihadapkan pada kekhawatiran akan tertular penyakit-penyakit tersebut manakala harus mengkonsumsi produk pangan asal hewan.      

Belum lagi, pada saat yang sama, masyarakat pun menghadapi kekhawatiran tak kalah serius dengan perbuatan oknum para pedagang yang hanya sekedar mencari keuntungan tanpa memperdulikan dampak kesehatan masyarakat. Beberapa oknum pedagang ini yang kemudian menjual daging sapi yang telah dicampur daging babi atau menjual daging sapi yang tak lagi segar.

Ini yang kemudian membuat pekerjaan rumah pemerintah daerah selaku pemegang otoritas yang memang berkewajiban memberikan rasa aman kepada warganya, bertambah berat. Tugas kami tidak hanya fokus untuk mengkoordinasikan berbagai pihak terkait agar menjaga supply kebutuhan produk pangan asal hewan di pasar, tetapi juga harus melakukan upaya-upaya yang dianggap perlu untuk menjaga supply daging dan telur supaya tetap aman, sehat, utuh, dan halal untuk dikonsumsi.

Tentu saja, upaya-upaya yang kami lakukan tidak bisa berjalan sendiri karena keterbatasan yang ada dan luasnya permasalahan-permasalahan lain yang juga harus kami tangani. Oleh karena itu, kami dari pemerintah Kota Bogor berupaya meretas beberapa jalinan kerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk menangani masalah ini. Kerja sama yang telah dilakukan antara lain dengan Fakultas Kedokteran Hewan IPB dalam pemeriksaan hewan qurban.

Selain itu, telah pula dilakukan kerja sama dengan Balai Penelitian Veterine (Balitvet) dalam rangka pemeriksaan sampel darah untuk mendeteksi penyakit flu burung. Kami pun telah merintis kerja sama dengan Balai Pengujian Mutu Produk Peternakan (BPMPP) dan Laboratorium Kesmavet Bambu Apus DKI Jakarta untuk mengetahui mutu produk asal hewan.            

Beberapa jalinan kerja sama ini kami lakukan dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat dalam mengkonsumsi produk pangan asal hewan baik pada saat Hari Raya Idul Fitri maupun pada hari-hari biasa. Pemerintah Kota Bogor insyaAllah akan terus melakukan langkah yang dianggap perlu dalam rangka menjamin kebutuhan produk pangan asal hewan yang memenuhi kriteria ASUH; aman, sehat, utuh, dan halal.  

Saya berharap, pada saat yang sama, berbagai pihak terkait, seperti para dokter hewan yang ada di Kota Bogor atau keluarga besar Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia (IMAKAHI), dapat berperan aktif melakukan langkah-langkah serupa dalam rangka menjamin kebutuhan produk pangan asal hewan yang memenuhi kriteria ASUH; aman, sehat, utuh, dan halal. Saya berterima kasih karena insiatif seperti itu telah muncul dari keluarga besar IMAKAHI melalui seminar pada hari ini.     

Itulah beberapa hal yang dapat saya sampaikan untuk menghantarkan pelaksanaan seminar dan diklat nasional pada hari ini. Akhirnya, kepada para peserta dan panitia penyelenggara seminar, saya ucapkan selamat beraktivitas. Semoga seminar ini dapat berjalan lancar dan mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta seminar.

Dan mengakhiri sambutan ini, saya mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan do\u2019a bagi saudara-saudara kita di Sumatera Barat dan wilayah Kerinci, Jambi, yang tertimpa musibah gempa bumi. Mari kita sempurnakan do\u2019a itu dengan melakukan langkah-langkah nyata untuk meringankan beban mereka.  

Wabillahittaufik Walhidayah. Wassalamualaikum Wr. Wb.

Walikota Bogor

Diani Budiarto

 

Website SKPD

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner