kumpulan istilah dunia it istilah komputer dunia it
hosting murah hosting berkualitas hosting terpercaya
info lowongan kerja lowongan kerja lowongan kerja
info lowongan kerja lowongan kerja lowongan kerja
resep makanan kumpulan resep makanan dan kue cara membuat masakan
Banner
Kebiasaan Merokok di Kalangan Anak dan Remaja Meningkat
Selasa, 02 Agustus 2005 21:11
Kebiasaan merokok dikalangan anak dan remaja di Kota Bogor cenderung mengalami peningkatan sebagai akibat gencarnya promosi rokok di berbagai media. Buktinya, berdasarkan survey Kesehatan daerah Kota Bogor tahun 2004, yang dilaksanakan fakultas Kesehatan Sedangkan dari survey sosial ekonomi daerah Jawa Barat tahun 2002, didapatkan bahwa 7,22 persen usia penduduk pertama kali merokok kurang dari 10 tahun ada di Kota Bogor. Bahkan, dari survey sosial ekonomi daerah Jabar dilaporkan, angka itu merupakan prosentase tertinggi d banding Kabupaten/Kota lain di Propinsi Jawa Barat, â?? ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr. Triwandha Elan pada acara Festival Anak Anti Rokok dalam rangkaian memperingati Hari Anak Nasional (HAN) dan Hari Tanpa Tembakau Sedunia tahun 2005, tingkat Kota Bogor, di Halaman Balaikota Bogor, Sabtu (30/7) lalu Disebutkan, tingginya kebiasaan merokok dikalangan anak dan remaja disebabkan karena anak dan remaja belum memahami bahaya merokok bagi kesehatan dan dampak adiktif dari nikotin. Untuk itu diperlukan sosialisasi secara terus menerus tentang bahaya rokok dan upaya perlindungan bagi perokok pasif kepada para remaja dan anak-anak agar mereka dapat mengetahui sejak dini dampak bahaya dari merokok, â?? kata dr. Dodo panggilan akrab Triwanda Elan. Walaupun, diakui Triwandha, Pemerintah Kota Bogor telah melakukan upaya yakni dengan dikeluarkannya SK Walikota Bogor tentang Kawasan Tanpa Rokok pada bulan Juni 2004 lalu, tetapi harus tetap dilaksanakan, antara lain melalui Festival Anak Anti Rokok yang digelar dalam rangkaian memperingati HAN tingkat Kota Bogor. Menurut Trwandha Festival Anak Anti Rokok sengaja digelar sebagai bentuk kepedulian untuk melindungi para perokok pasif, khususnya anak-anak, dari asap rokok serta untuk mengantisipasi semakin meningkatnya jumlah perokok usia dini di Kota Bogor Kegiatan yang digelar oleh Dinas Kesehatan bekerjasama dengan Plan Indonesia serta Dinas Pendidikan dan dukungan Panitia peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) Kota Bogor, Ditempat terpisah Ketua Pelaksana Festival dr. Nanik Widyawati mengemukakan, tujuan Festival Anak Anti Rokok untuk memberikan perlindungan kepada para remaja agar tahu, mau dan mampu sehingga bisa menghindari produk tembakau. â??Kami berharao adanya kegiatan ajang kretivitas anak akan tersampainya pesan moral untuk berhenti merokok â?? ujar Nanik Selain itu diharapkan pula kalangan anak dan remaja di Kota Bogor memiliki sikap untuk menolak terhadap ajakan merokok, sehingga pada akhirnya akan terwujud kepedulian masyarakat akan bahaya rokok bagi anak. Dalam Festival Anti Anti Rokok digelar parade gerak jalan mengelilingi Kota Bogor. sebagai sebuah momentum untuk mensosilisasikan program-program anti rokok. Rute Gerak Jalan mengambil star di GOR Padjajaran, melakui Jalan AH. Yani, Jalan Sudirman, Jalan Djuanda, dan finish di Plaza Balaikota Bogor. Tidak kurang dari 500 anak SD, SLTP dan SLTA terlibat dalam kegiatan tersebut Sedangkan rangkaian kegiatan lainya Festival Anak Anti Rokok itu digelar pementasan seni budaya dan berbagai lomba, antara lain lomba gambar, baca puisi dan membuat poster. Pada kesempatan itu dilakukan penandatangan Komitmen Anak Anti Rokok oleh Walikiota Bogor H. Diani Budiarto, dan secara serempak diikuti tidak kurang dari 500 anak SD, SLTP dan SLTA yang terlibat dalam kegiatan tersebut. (iyan)
 

Website SKPD

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner