Banner
PROFIL KANTOR KETAHANAN PANGAN

Image

 

Alamat Kantor :
Jl. Raya Cipaku No.5
Kel. Cipaku Kec. Bogor Selatan Kota Bogor

Telepon : (0251) 8322787

Email    : Alamat surel ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya

 

Ketahanan Pangan adalah kondisi terpenuhinya pangan rumah tangga yang tercermin dari tersedianya pangan yang cukup, baik jumlah maupun mutunya, aman, merata dan terjangkau.

Menurut Organisasi Pangan sedunia (FAO), dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ketahanan pangan berarti akses setiap rumah tangga atau individu untuk dapat memperoleh pangan setiap waktu untuk keperluan hidup yang sehat.

Hasil dari konferensi FAO World Food Summit tahun 2006, menyebutkan bahwa ketahanan pangan sebagai akses setiap rumah tangga atau individu untuk memperoleh pangan setiap waktu untuk keperluan hidup yang sehat dengan persyaratan penerimaan pangan yang sesuai dengan nilai-nilai atau budaya setempat.

Ketahanan pangan terwujud bila dua kondisi terpenuhi yaitu : (1) setiap saat tersedia pangan yang cukup (baik jumlah maupun mutu), aman,  merata dan terjangkau dan (2) setiap rumah tangga, setiap saat, mampu mengkonsumsi pangan yang cukup, aman, bergizi dan sesuai pilihannya, untuk menjalani hidup sehat dan produktif.

Konsep ketahanan pangan nasional tersebut, memberi penekanan pada akses setiap rumah tangga dan individu terhadap pangan yang cukup, bermutu, bergizi dan berimbang, dan harganya terjangkau, meskipun begitu setiap individu yang menjadi anggota keluarga dalam suatu rumah tangga mendapat akses pangan yang sama sesuai kebutuhan individu tersebut.

Implikasi kebijakan dari konsep pangan ini adalah, bahwa pemerintah mempunyai 2 (dua) kewajiban yaitu menjamin akses pangan secara fisik dan ekonomi.

Pembangunan ketahanan pangan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi penduduk merupakan salah satu urusan wajib pemerintah, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota karena terkait dengan pelayanan dasar (PP Nomor 38 Tahun 2007 Tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota).

Hal ini memberikan landasan dan peluang kepada daerah untuk mengembangkan sistem ketahanan pangan semaksimal mungkin, antara lain melalui jaminan penyediaan pangan.Dalam konteks ini, pemerintah Kota Bogor bertanggungjawab terhadap penyelenggaraan ketahanan pangan dan jaminan ketersediaan pangan di wilayahnya dengan memperhatikan pedoman, standar dan kriteria pemerintah. Hal ini untuk menjaga agar kegiatan pembangunan di daerah tetap konsisten dalam kerangka pencapaian tujuan pembangunan nasional (PP Nomor 68 Tahun 2002 Tentang Ketahanan Pangan).

Tekad membangun ketahanan pangan merupakan kesepakatan semua komponen bangsa yang dilandasi prinsip bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar manusia (HAM). Oleh karena itu pemerintah berkewajiban menyediakan pangan yang layak bagi masyarakat. Setiap orang wajib dipenuhi haknya untuk menikmati standar kehidupan yang layak bagi dirinya dan keluarga atas pangan. Setiap orang harus bebas dari kelaparan.

Pembangunan ketahanan pangan untuk memenuhi kebutuhan pangan dan gizi penduduk merupakan salah satu urusan wajib pemerintah, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten/kota karena terkait dengan pelayanan dasar (PP Nomor 38 Tahun 2007 Tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota.

Kantor Ketahanan Pangan yang dibentuk dengan Peraturan Daerah Kota Bogor Nomor 3 Tahun 2010 mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian fungsi pemerintahan pemerintah daerah di bidang ketahanan pangan.

VISI DAN MISI

Visi SKPD Kantor Ketahanan Pangan Kota Bogor adalah :

“Terwujudnya Ketahanan Pangan di Tingkat Rumah Tangga yang Tangguh dan Berkelanjutan berbasis Sumber Daya Lokal menuju masyarakat Sehat Sejahtera”.

Misi Kantor Ketahanan Pangan Kota Bogor sebagai berikut :
1. Mengembangkan sistem ketahanan pangan berbasis pada karakteristik wilayah dan keragaman sumber pangan untuk menjamin ketersediaan pangan yang cukup, aman dan bergizi.
2. Meningkatkan keberdayaan dan kemandirian masyarakat untuk pemantapan ketahanan pangan tingkat rumah tangga melalui pembinaan, pemantauan dan Penyuluhan.
3. Memfasilitasi peningkatan kesejahteraan petani melalui pengembangan teknologi pertanian, akses informasi dan permodalan.

 
Kota Bogor
Kota Bogor   Talk Show Jakarta Marketing Week: "City Branding"
Kota Bogor   Kota Bogor Meraih Penghargaan IDSA Award
Kota Bogor   Tanya Jawab Walikota dengan Dewan Juri IDSA Award
Lebih Banyak Video

Website SKPD

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner