kumpulan istilah dunia it istilah komputer dunia it
hosting murah hosting berkualitas hosting terpercaya
info lowongan kerja lowongan kerja lowongan kerja
info lowongan kerja lowongan kerja lowongan kerja
resep makanan kumpulan resep makanan dan kue cara membuat masakan
Banner
Agribisnis
Indeks Artikel
Agribisnis
Halaman 2
Halaman 3
Halaman 4
Seluruh halaman

PROFIL INVESTASI BIDANG AGRIBISNIS KOTA BOGOR

Di Kota Bogor lahan yang berpotensi sebagai lahan pertanian adalah 1.006 ha berupa lahan sawah, 1.479,67 ha lahan kering, 868,29 ha lahan pekarangan, 309.624 ha lahan perkebunan dan 11.470 ha berupa situ dan kolam. Potensi lainnya adalah sumber daya manusia petani/pelaku agribisnis, maupun aparatur. Para petani sebagian besar tergabung dalam kelompok tani dengan jumlah kelompok tani sebanyak 188 terdiri dari 159 kelompok tani berusaha di sub sektor tanaman pangan dan hortikultura, 25 kelompok tani yang berusaha di sub sektor peternakan dan 4 kelompok yang berusaha di sub sektor perikanan, baik ikan konsumsi maupun ikan hias.

PENGGUNAAN LAHAN DI KOTA BOGOR

NO NAMA PRODUK ALAMAT

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Lahan Sawah
Lahan Kering
Perkebunan
Hutan Negara
Situ dan Kolam
Pekarangan
Pemukiman
Lain-lain
1.006.000
1.479.670
309.621
150.000
111.470
869.290
6.217.292
1.706.657
JUMLAH 11.850.000

TARGET DAN REALISASI TANAM PADI, PALAWIJA DAN SAYURAN TAHUN 2003

NO KOMODITI TARGET REALISASI PERSENTASE

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Padi
Jagung
Kedelai
Ubi Kayu
UbiJalar
Kacang Tanah
Talas
Tomat/
Kacang Panjang
Cabe
1.500,00
350,00
7,00
310,00
100,00
110,00
215,00
60,00
37,00
25,00
1.165,00
382,00
5,00
350,00
130,00
62,00
275,00
47,00
63,00
47,00
77,67
109,14
71,43
112,9
130,00
56,35
127,90
78,33
170,27
188,00
JUMLAH

2.714,00

2.526,00

93,07

 



TARGET DAN REALISASI PANEN PADI, PALAWIJA DAN SAYURAN TAHUN 2003

 

NO KOMODITI TARGET (ha) REALISASI PERSENTASE TOT PRODUKSI(ton)

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Padi
Jagung
Kedelai
Ubi Kayu
UbiJalar
Kacang Tanah
Talas
Tomat
Kacang Panjang 
Cabe
1.190,00
196,00
7,00
143,00
110,00
88,00
185,00
47,00
63,00
47,00
1.944,00
480,00
5,00
304,00
142,00
79,00
169,00
44,00
60,00
38,00
163,36
244,90
71,43
212,59
129,09
89,77
91,35
93,62
95,24
80,85
9.953,28
6.720,00
5,50
3.040,00
1.420,00
142,20
980,20
660,00
504,00
486,02
JUMLAH

2.076,00

3.265,00

157,27

23.911,20

TARGET DAN REALISASI INTENSIFIKASI TERNAK TAHUN 2003

NO JENIS TERNAK TARGET (ekor) REALISASI PERSENTASE

1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Sapi Perah
Sapi Potong
Kambing
Domba
Itik
Ayam Buras
Ayam Petelur
709
121
5112
11.494
7.558
642.497
114.400
1.466
131
5470
12.032
7.688
645.709
136.172
206,77
108,26
107
104,68
101,72
100,49
114
JUMLAH

781.891

808.668

103,42

 


 


POTENSI USAHA IKAN KONSUMSI TAHUN 2003

NO KECAMATAN LUAS KOLAM (ha) PRODUKSI (ton)

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Bogor Barat
Bogor Timur
Bogor Utara 
Bogor Selatan 
Tanah Sareal
Bogor Tengah
10,65
3,33
11,57
4,37
14,32
2,29
29,31
23,05
65,99
15,37
22,00
69,29
JUMLAH

46,53

225,01

POTENSI USAHA IKAN HIAS TAHUN 2003

NO KECAMATAN PETANI PRODUKSI (ekor)

1.
2.
3.
4.
5.
6.

Bogor Barat
Bogor Timur
Bogor Utara 
Bogor Selatan 
Tanah Sareal
Bogor Tengah
20
5
26
15
110
40
800.000
200.000
1.040.000
600.000
4.400.000
1.600.000
JUMLAH

216

8.640.000

PELUANG PENANAMAN MODAL BIDANG AGRIBISNIS DI KOTA BOGOR

IKAN HIAS
Pembangunan Terminal Agribisnis Ikan Hias beserta sarana dan prasarana di kelurahan Rancamaya Kecamatan Bogor Selatan di atas lahan 9,2 Ha dan nilai investasi ± 6,5 Milyar.

BIO GAS
Pengolahan limbah ternak sapi perah menjadi Bio Gas lokasi di Kelurahan Tanah Sareal Kecamatan Tanah Sareal dengan produksi limbah 5 ton/hari.

TALAS BOGOR
Prosesing tanaman Talas Bogor menjadi produk olahan kripik talas, es krim talas, dan dodol talas lokasinya di Kelurahan Situ Gede Kecamatan Bogor Barat dan Kelurahan Kayumanis Kecamatan Tanah Sareal.

ANGGREK
Budidaya tanaman hias anggrek dipusatkan di Kelurahan Cipaku Kecamatan Bogor Selatan, Budidaya ini diharapkan akan menjadi pusat percontohan atau block foundation bagi teknologi budidaya anggrek.

 



BUAH MENGKUDU
Penumbuhan dan pembinaan Industri Kecil Agro Prosesor buah mengkudu menjadi minuman berkhasiat obat selanjutnya dikembangkan produk dalam bentuk lain seperti kapsul sesuai dengan permintaan pasar.

 

PROCESSING MACHINE
Optimalisasi penanganan bahan makanan asal hewan/susu melalui pengadaan Cooling unit, tangki susu dan alat Prosesing Produk.

BUNGA
Bunga potong sudah merupakan kebutuhan penting untuk melengkapi dan memperindah suatu acara/kegiatan, sehingga banyak dibutuhkan baik di dalam negeri sendiri maupun luar negeri. Pengusaha di Kota Bogor sampai saat ini masih belum dapat memenuhi permintaan bunga potong tersebut, karena adanya keterbatasan jumlah perusahaan bunga potong.

IKAN
Ikan konsumsi  banyak dibutuhkan masyarakat baik perorangan maupun kelompok asosiasi. Akan tetapi permintaan ikan konsumsi masih belum dapat dipenuhi seluruhnya oleh para petani budidaya ikan konsumsi dan ikan hias dari Kota Bogor karena adanya keterbatasan dalam hal pemodalan untuk pembelian bibit dan biaya pembudidayaannya.

RUMAH POTONG
Rumah Potong Hewan (RPH) yang ada sekarang ini yaitu terletak di Kecamatan  Tanah Sareal sudah tidak layak lagi dijalankan karena lokasinya sangat dekat dengan permukiman yang cukup padat penduduk. Relokasi ke tempat baru yaitu di Desa Bubulak Kecamatan Bogor Barat dengan lahan seluas 10 ha dengan perkiraan biaya untuk RPH sapi dan kerbau sebesar Rp. 11,7 milyar, RPH babi Rp. 2,1 milyar, RPH ayam sebesar Rp. 4,2 milyar dan pembebasan lahan sebesar Rp. 30 milyar.

TANAMAN HOLTIKULTURA
Dari 200 jenis tanaman obat yang di perlukan pabrik baru 20% yang sudah dibudidayakan oleh petani (sumber: asosiasi produsen dan eksportir tanaman obat Indonesia). Mengingat di Kota Bogor baru terdapat 26 kelompok petani pengolah simplisia dengan skala Industri rumahan (small scale agro processor), di luar Kota Bogor terdapat 300 industri sedang dan besar yang tergantung bahan baku tanaman obat dan rempah dan nilai perdagangan di pasar dunia sebesar US$ 45 Milyar sedangkan export Indonesia baru mencapai US$ 20 juta dan US$ 13 juta dalam bentuk olahan, maka potensi untuk bisnis ini masih terbuka luas. Produk/ jasa yang dihasilkan adalah antara lain : Perawatan kecantikan/salon atau pusat kebugaran dan pelayanan hotel melalui formula pembuatan welcome drink spesifik hotel-hotel di Kota Bogor

IKAN HIAS
Pengembangan pembibitan ikan hias bertujuan untuk mendirikan Bank bibit ikan hias agar permintaan pasar dapat dipenuhi sepanjang tahun yang berlokasi di Kelurahan Rancamaya. Jumlah pembudidaya ikan hias (raiser) di Kota Bogor adalah 126 orang, 3 orang supplier dan 3 orang eksportir, sebagian dari mereka telah bergabung dalam wadah Koperasi Perikanan Kota Bogor (KPKB). Jumlah produksi ikan hias per tahun mencapai rata-rata 7 juta ekor. Sejak tahun 2001 jumlah ikan hias yang diekspor mencapai 6 juta ekor. Pada tahun 2002 jumlah ekspor mencapai 6,4 juta ekor. Pada tahun 2003 jumlah ekspor mencapai 8,6 juta ekor. Nilai ekspor berkisar Rp. 3,1-4,0 Milyar

PADI ORGANIK
Di Kota Bogor telah dilaksanakan penanaman padi organik di 3 kelurahan yaitu Kelurahan Sindang Barang, Mulyaharja dan Situgede. Luasan sawah yang telah dilaksanakan penanaman padi organik antara lain di Kelurahan Sindang Barang seluas 20 Ha, di Kelurahan Mulyaharja seluas 100 ha dan di Kelurahan Situgede seluas 50 ha. Jenis padi yang ditanam di Kelurahan Sindang barang dengan varietas Ciherang dengan produksi 6,8 ton GKP  dan varietas Bondo Yudo, di Kelurahan Mulyaharja dengan produksi yang telah dihasilkan mencapai 9,13 ton gabah kering/ha sedangkan di Kelurahan Situgede diperkirakan akan panen pada bulan Oktober 2004.

 

Website SKPD

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner