kumpulan istilah dunia it istilah komputer dunia it
hosting murah hosting berkualitas hosting terpercaya
info lowongan kerja lowongan kerja lowongan kerja
info lowongan kerja lowongan kerja lowongan kerja
resep makanan kumpulan resep makanan dan kue cara membuat masakan
Banner
Baru Dilantik, Tiga PR Perlindungan Konsumen Menanti Kiprah BPSK
Rabu, 13 Oktober 2010 22:03
ImageSembilan orang anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Kota Bogor baru saja dilantik Rabu (13/10/2010). Namun, tiga pekerjaan rumah sudah menanti. Untuk itu BPSK Kota Bogor diharap segera tancap gas dan menuntaskan perkara perlindungan konsumen.
 
Pelantikan ke-sembilan anggota BPSK dilakukan secara sederhana di Gedung Wanita, Jalan Jenderal Sudirman Bogor. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Perdagangan No. 1039/M-DAG/KEP/8/2010 diangkat sembilan anggota BPSK yang berasal dari unsur pemerintah, konsumen dan pelaku usaha. Mereka yang dilantik adalah Boris D. Mangahit Sinaga, Amik Herwidyastuti, Kisman Pangeran, Yayan Carsiyan, Agus Sitori, Setiabudiningsih, Sonny Novansyah dan J. Jopie Gilalo.  
Atas nama Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu, Wakil Walikota Bogor Achmad Ruyat secara langsung melantik dan mengambil sumpah anggota BPSK Kota Bogor. Ke sembilan anggota BPSK ini akan bertugas selama lima tahun ke depan guna menyelesaikan sengketa konsumen di luar peradilan.

 “Keberadaan BPSK ini demikian sangat penting sebagaimana telah diamanatkan dalam UU NO. 8 Tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. Badan ini sangat strategis dan menjadi wajah Pemerintah Kota Bogor di dalam memberikan perlindungan kepada konsumen,” ujar Wakil Walikota Bogor.

Image
 
Selanjutnya, Wakil Walikota mengingatkan para anggota BPSK yang baru saja dilantik untuk segera menentukan ketua. Harapannya, agar organisasi bisa cepat lari untuk bekerja. Sesuai dengan peraturan yang ,ada maka unsur ketua BPSK harus dari unsur pemerintah.

Anggota BPSK yang baru dilantik, Agus Satori mengatakan bahwa usai pelantikan, kesembilan anggota akan segera melakukan rapat perdana untuk menentukan ketua BPSK sebagaimana yang sudah diamanatkan UU.

Agus yang juga menjadi anggota BPSK periode sebelumnya mengatakan ke depan, sudah ada tiga buah kasus yang menanti kiprah BPSK Kota Bogor. Ketiga kasus yang sudah masuk sejak dua bulan lalu adalah kasus properti dan leasing.  

“Dua kasus perumahan sudah menunggu. Juga kasus leasing. Ada konsumen yang mengadukan penarikan motor secara sepihak. Ini menjadi PR kita ke depan,” ungkap Dosen tetap Fakultas Hukum Universitas Pakuan tersebut. (dian/gus)
 
Kota Bogor

JavaScript is disabled!
To display this content, you need a JavaScript capable browser.

Sejarah Kota Bogor
Sejarah Kota Bogor
Lambang Kota Bogor & Pernyataan
Lambang Kota Bogor & Pernyataan
Kota Bogor Berbenah Diri
Kota Bogor Berbenah Diri
Aktifitas & Penutup
Aktifitas & Penutup
Kota Bogor
Ajen Inajen Nu Dikandung Dina Kecap SUNDA
[Numutkeun leksikografis, etimologis, semantis, heurmanetik]
Ku : Nandang Rusnandar

Aya sababaraha harti kecap Sunda nu kapanggih dina hasil panalungtikan, di antarana wae nu kacatet tina buku Drs. R. Mamun Atmamihardja (Sajarah sunda I. 1956) hasil anjeunna nyukcruk tina rupi-rupi kamus, harti kecap Sunda teh nyaeta :

A. Dina Basa Sansakerta :
SUNDA, jangkar kecapna Sund, moncorong, caang. SUNDA, jenengan Dewa Wisnu. SUNDA, jenengan satria buta (daitya) dina carita Upa Sunda sareng Ni Sunda. SUNDA, satria wanara dina carita Ramayana SUNDA, tina kecap cuddha SUNDA, ngaran gunung di kalereun Bandung (Prof.Berg)

B. Dina Basa Kawi :
SUNDA, hartosna cai -SUNDA, hartosna tumpukan SUNDA, hartosna pangkat SUNDA, hartosna waspada

C. Dina Basa Jawa :
SUNDA, hartosna nyusun SUNDA, hartosna ngarangkep SUNDA, tina candra-sangkala hartosna dua (2) SUNDA, tina kecap ‘unda’ hartosna naek SUNDA, tina kecap ‘unda’ hartosna ngapung
Selengkapnya...

Website SKPD

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner