| HIimpunan Mahasiswa Islam Gelar Kemah Bakti |
| Kamis, 02 Agustus 2007 | |
|
Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) cabang Kota Bogor menggelar Kemah Bakti Mahasiswa (KBM) V tentang linkungan hidup yang dipusatkan di RW 10 Kelurahan Cikaret Kecamatan Kota Bogor Selatan Kota Bogor Rabu (1/8). KBM V dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kesatuan bangsa (Kesbang) dan Pemberdayaan Kota Bogor H. Anas. S. Rasmana mewakili Walikota Bogor dengan dihadiri oleh Lurah Cikaret Syafrudin Walikota Bogor dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Kantor Kesbang dan Pemberdayaan H. Anas. S. Rasmana mengharapkan, kegiatan kemah bakti ini dapat memberikan bekal yang cukup bagi seluruh kader HMI untuk berkiprah didunia kampus maupun dikehidupan bermasyarakat. Karena sebagai mahasiswa, setiap kader HMI dituntut untuk peka terhadap perkembangan yang terjadi dikehidupan masyarakat. Melihat perkembangan-perkembangan ini, maka sudah saatnya, kalangan mahasiswa tidak hanya bergerak dalam tantanan wacana, tetapi juga harus mampu mengaplikasikan tantanan pemikirannya langsung ditengah masyarakat. Hal itu pula yang yang saya harapkan dari kalangan mahasiswa yang tergabung dalam HMI Cabang Kota Bogor. harapnya Dalam sejarah perkembangan bangsa ini, HMI memilki peran yang signifikan dan telah teruji. Selama ini, HMI dikenal sebagai organisasi yang telah melahirkan dan mengkader tokoh-tokoh nasional dan intelektual seperti Almarhum Nurcholis Madjid, Mar'ie Muhammad, Fahmi Idris, Adi Sasono, Malik Fajar,Ekky Syahruddin, Akbar Tanjung atau HM Jusuf Kalla. Tokoh-tokoh itulah yang telah memberikan banyak pemikiran, aksi nyata, dan kontribusinya bagi bangsa ini. jelasnya. Walikota juga berharap, kata Anas HMI dapat terus tumbuh menjadi gerakan mahasiswa Islam independen yang berdiri diatas nama kepentingan ilmu, keadilan, kebeneran dan kekuatan moral. Segenap anggota HMI cabang Kota Bogor untuk terus mengembangkan tradisi intelektualisme yang telah mewarnai gerakan HMI selama 60 tahun. Dengan mengembangkan tradisi ini, saya yakin HMI akan berkiprah lebih banyak lagi ditengah masayarakat, termasuk dalam mrespon kebijaka-kebijakan pemerintah. Ketua umum HMI cabang Kota Bogor Irwan Ibrahim mengatakan, melihat keaktifan Lurah Cikaret ini perlu dijadikan contoh bagi Kelurahan yang lainnya, Makanya HMI ingin mencoba membantu kemudian belajar terhadap masyarakat di Kelurahan Cikaret Kecamatan Kota bogor Selatan. Melalui KBM, kata Irwan, merupakan ajang silaturahmi, karena mahasiswa bukan hanya bisa menyurakan lewat media-media demontrasi atau aksi, tapi mahasiswa pun bisa, belajar mengabdikan dirinya bersosialisasi di masyarakat. Menurut Irwan, selama melaksanakan KBM program yang akan dilaksanakannya yaitu mengenai lingkungan hidup. Sebab, konon katanya Kota Bogor paru-parunya Indonesia, Asia Tenggara, bahkan katanya separuh paru-parunya dunia. Karena itu menjadi pertanyaan sampai sejauh mana masyarakat Kota Bogor peduli akan lingkungan hidup. Sementara itu, Lurah Cikaret Syafrudin meminta kepada mahasiswa dari HMI untuk menjunjung tinggi martabat HMI dihadapan masyarakat Kota Bogor khususnya di Kelurahan Cikaret. Syafrudin juga mengingatkan kepada mahasiswa HMI untuk selama berlangsungnya KBM di wilayahnya untuk memperhatikan masyarakat di Kelurahan Cikaret khususnya di Rw 10 yang dijadikan lokasi KBM. “ Selama berada di Cikaret anda akan menghadapi bermacam-macam karakter mulai dari anak kecil, muda, dewasa dan orang tua. Tapi hanya dengan keramah tamahan yang bisa menjawab dari kesulitan-kesulitan yang dihadapi selama berada di Cikaret, “kata Syafrudin (iso/ism) |
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|






