|
Halaman 11 dari 23
2.2.8. Penerangan Kota Kebutuhan Listrik Kota Bogor saat ini dilayani oleh 2 Gardu Induk, yaitu GI Cimahpar dan GI Cibinong. Dari luas wilayah Kota Bogor baru 35,38 % yang dapat dilayani PJU (Penerangan Jalan Umum).
Pembangunan Penerangan jalan Umum kurun waktu 5 tahun telah mengalami peningkatan 58,64 % ( dari 2.643 titik menjadi 4.193 titik). Dari 4.193 titik Penerangan Jalan Umum di wilayah Kota Bogor yang telah terbangun/terpasang, terbagi menjadi Penerangan Jalan Umum (PJU), Lampu Hias/Taman dan Neon Sign. Penerangan Jalan Umum tersebar di jalan-jalan protokol dan perumahan. Hal ini dilakukan selain meningkatkan keindahan dan penerangan Kota di malam hari, juga dalam upaya meningkatkan keamanan lingkungan.
2.2.9. Lingkungan Hidup Berdasarkan hasil pemantauan polusi udara di Kota Bogor yang dipantau di 13 titik yaitu pertigaan Warung Jambu, pertigaan Tugu Kujang, pertigaan Pancasan, pertigaan Jembatan Merah, di daerah Jembatan Merah, Ciawi, Dramaga, Terminal Bubulak, Jalan Baru Kemang, Ciluar, Taman Topi, Klenteng (Pasar Bogor) dan pertigaan Jalan Pengadilan Jl. Sudirman, menunjukkan semua parameter di setiap lokasi pada umumnya masih dibawah baku mutu lingkungan kecuali debu di lokasi Warung Jambu yaitu 288,60 µg /Nm3 (BML = 230 µg/Nm3 ), sedangkan tingkat kebisingan semua lokasi berada diatas baku mutu lingkungan berkisar antara 71,7 dbA (BML =60 dbA) .
Sedangkan kualitas air sungai dan air situ di semua lokasi menunjukkan semua parameter masih dibawah baku mutu kecuali bakteri coli tinja yang sudah diatas baku mutu berkisar antara 14.000 jumlah /100ml-190.000 jumlah /100ml (BML=2000 jumlah/100ml).
2.2.10. Taman Kota Luas taman di Kota Bogor seluas 117.967 m2 terdiri dari Taman Kota 19.352 m2 (35 lokasi), Taman Jalur 17.183 m2 (24 lokasi) dan Jalur Hijau seluas 81.432 m2 (34 lokasi). Sementara itu dalam rangka melindungi lahan kritis, seperti bantaran sungai/situ ataupun jalur hijau, dilaksanakan penghijauan dari berbagai jenis pohon produktif ataupun tanaman keras.
Dalam rangka mempercantik keindahan taman yang ada di Kota Bogor, Pemerintah Daerah Kota sudah melaksanakan pemeliharaan dan penataan taman kota yang meliputi pemasangan lempengan rumput di jalan Pajajaran (median tengah), pemasangan pagar taman, renovasi taman jalur Jalan Kapten Muslihat , penataan lapangan Indraprasta I dan II ,pemeliharaan taman seputar kebun raya,penataan Taman Empang, penataan Taman Kencana dan pemeliharaan penghijauan /pemangkasan pohon di seluruh Kota Bogor.
2.2.11 Kawasan Kumuh Kawasan kumuh adalah kawasan yang mempunyai ciri – ciri antara lain kondisi prasarana dan sarana dasar yang kurang memadai, kondisi bangunan dan lokasi yang kurang layak serta kondisi sosial ekonomi penghuni yang rendah. Umumnya kawasan berada pada lokasi yang memiliki karakter di sepanjang bantaran sungai, tepian rel kereta api, sekitar areal pusat perdagangan, sekitar areal transisi (pinggiran kota), sekitar areal rawan banjir dan longsor serta areal kantong-kantong permukiman diantara rumah-rumah mewah (terjepit).
Perbaikan lingkungan kawasan kumuh meliputi: a. Perbaikan segi fisik meliputi perbaikan dan peningkatan pelayanan prasarana dan sarana dan perbaikan kondisi bangunan. b. Perbaikan segi lokasi dan tata ruang. c. Perbaikan segi manusia yang tinggal dipermukiman tersebut.
|