| Renstra Kota Bogor - halaman 10 |
|
Halaman 10 dari 23
Untuk melayani Angkutan umum tersebut Kota Bogor telah memiliki 2 buah Terminal yaitu Terminal Type A Baranangsiang dan 1 buah Terminal Type B Bubulak. Terminal Type A Baranangsiang seluas 22.100 m2 dapat menampung kendaraan sebanyak 102 unit untuk melayani kendaraan umum angkutan kota antar propinsi (AKAP) dan angkutan kota dalam propinsi (AKDP). Sedangkan Terminal type B Bubulak seluas 11.850 m2 untuk melayani 1.390 unit angkutan kota. Khusus untuk Bus Damri yang sejak tahun 1999/2000 telah melayani route Bandara Soekarno-Hatta s/d Bogor dimana frekuensi keberangkatannya setiap 1 jam telah menempati areal di parkir Bus Wisata. Untuk sarana transportasi lainnya berupa kereta api setiap harinya mampu mengangkut penumpang baik yang pergi dan datang ke Bogor rata-rata 49.364 jiwa. Untuk keberangkatan dimulai jam 04.30 wib s/d 21.00 wib dengan jumlah keberangkatan sebanyak 70 keberangkatan, sedangkan Kedatangan Kereta api dari Jakarta menuju Bogor dimulai jam 06.07 wib s/d 22.12 wib dengan jumlah kedatangan sebanyak 70 kedatangan. 2.2.7. Layanan Kebersihan Selain TPA Galuga, Kota Bogor juga memiliki Mesin penghancur/pemusnah sampah berupa incenerator sebanyak 5 unit yang disebar pada 2 lokasi yaitu 2 unit di Pasar Bogor dengan kondisi baik atau berfungsi dan 3 unit di jalan Paledang dalam kondisi rusak. Kemampuan mesin incenerator tersebut adalah 40 m3/hari/unit. Kekuatan personil/tenaga kebersihan sebanyak 565 orang terdiri dari penyapu 295 orang dan pengangkutan 270 orang, ditunjang dengan sarana kebersihan seperti : Container 84 unit; Dump Truck 52 unit; Amroll Truk 17 unit; Landasan Container 17 buah; Bulldozer 2 unit; Whell Loader 1 unit; Track Loader 1 unit; Excavator 1 unit; Kijang Pick Up 6 unit; Cranedagger 2 unit; Sepeda Motor 6 unit; Mesin Potong Rumput 25 unit; Gergaji Mesin 3 unit; Mesin Pemangkas Pohon 1 unit; TPS Comunal 471 unit; Gerobak Sampah tersebar diwilayah 289 unit; Tangki Tinja 4 unit dan Tangki Air 3 unit. Timbunan sampah di Kota Bogor pada tahun 2003 mencapai 764.477 m3 atau setara dengan 2.124 m3/hari yang bersumber dari permukiman (1.340 m3/hari), pasar (282 m3/hari), pertokoan /restoran /hotel (149 m3/hari), fasilitas umum/sosial (95 m3/hari), sapuan jalan (159 m3/hari), dan industri (99 m3/hari). Sampah tersebut berada dalam keadaan tercampur dengan kandungan sampah organik mencapai 72% dan sisanya 28% merupakan sampah anorganik. Dari jumlah tersebut baru 68,60 % yang bisa terangkut setara dengan 524,500 m3atau setara dengan 1.457m3/hari. Pemusanahan sampah (waste disposal) dari sejumlah 1.457 m3/hari dilakukan dengan cara sebagai berikut : Luas wilayah layanan baru mencapai 7.944 hektar dari 11.850 hekar luas Kota Bogor (67%). Dengan dukungan sarana dan prasarana yang tersedia, jumlah pengumpulan dan pengangkutan sampah ke TPA Galuga pada tahun 2004 meningkat sebesar 3,8 % (Tahun 2003 sebanyak 524.500 m3 dan pada Tahun 2004 menjadi 544.431 m3) dan rata-rata perharinya volume sampah yang terangkut juga mengalami peningkatan sebesar 3,8 % (Tahun 2003 sebanyak 1.457 m3/hari dan pada Tahun 2004 menjadi 1.492 m3/hari).
|