|
Halaman 7 dari 23
Berikut disajikan Tabel 2.1 kemiringan lereng berdasarkan luas lahan di Kota Bogor sebagai berikut :
Tabel 2.1 Kemiringan Lereng Berdasarkan Luas Lahan
| KECAMATAN |
KEMIRINGAN LERENG (Ha) |
JUMLAH |
| 0 - 2 % |
2 - 15 % |
15 - 25 |
25 - 40 % |
> 40 % |
| DATAR |
LANDAI |
AGAK CURAM |
CURAM |
SANGAT CURAM |
Bogor Utara Bogor Timur Bogor Selatan Bogor Tengah Bogor Barat Tanah Sareal |
137,85 182,30 169,10 125,44 618,40 530,85
|
1.565,65 722,70 1.418,40 560,47 2.502,14 1.321,91
|
- 56.00 1.053,89 - - -
|
68,00 44,00 350,37 117,54 153,81 31,24
|
0,50 10,00 89,24 9,55 10,65 -
|
1.772 1.015 3.081 813 3.285 1.884
|
|
JUMLAH
|
1.763,94
|
8.091,27
|
1.109,89 ,-
|
764,96
|
119,94
|
11.850
|
Sumber : Data Pokok Pembangunan Kota Bogor Tahun 2003
2.2.2. 2.2.3. Geologi Secara umum Kota Bogor ditutupi oleh batuan Vulkanik yang berasal dari endapan (batuan sedimen) dua gunung berapi, yaitu Gunung Pangrango (berupa satuan breksi tupaan/kpbb) dan Gunung Salak (berupa aluvium/Kal dan kipas aluvium/kpal). Lapisan batuan ini berada agak dalam dari permukaan tanah dan jauh dari daerah aliran sungai. Endapan permukaan umumnya berupa aluvial yang tersusun oleh tanah, pasir dan kerikil, hasil dari pelapukan endapan, hal ini baik untuk vegetasi. Dari struktur geologi tersebut, maka Kota Bogor memiliki jenis Aliran Andesit seluas 2.719,61 Ha, Kipas Aluvial seluas 3.249,98 Ha, Endapan 1.372,68 Ha. Tufaan 3.395,75 Ha dan Lanau Breksi Tufan dan Capili seluas 1.112,56 ha.
2.2.4. Penggunaan Lahan Pola penggunaan lahan identik dengan struktur penggunaan lahan dimana wilayah Kota Bogor memiliki luas 11.850 Ha. Dari luas wilayah tersebut terdistribusi kedalam lahan permukiman seluas 8.296,63 Ha atau 70,01 % dan pada umumnya wilayah permukiman ini berkembang secara linier mengikuti jaringan jalan yang ada, sehingga berpotensi dalam menambah laju tingkat perkembangan wilayah Kota Bogor. Penggunaan lahan untuk pertanian baik sawah maupun ladang seluas 1.288,66 Ha atau 10,87 % dan penggunaan kebun campuran mencapai 154,55 Ha atau 1,30 %. Sedangkan penggunaan lahan untuk hutan kota seluas 141,50 Ha atau 1,19 %, dan sisanya untuk kegiatan lainnya seperti fasilitas sosial, perdagangan dan jasa, perkantoran, kuburan, taman dan lapangan olah raga lokasi menyebar di Wilayah Kota Bogor.
|