Banner
LELANG PROYEK MELALUI INTERNET DITERAPKAN DI KOTA BOGOR
Selasa, 06 Februari 2007 17:00

(Oleh: Iyan Sofiyan (Staf Humas))

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tahun ini bertekad untuk melelang proyek-proyek di lingkungan Pemkot setempat melalui sistim internet, meski setidaknya sebagian pengusaha jasa konstruksi di Kota Bogor menginginkan penundaan sistim itu karena belum siap.

Belum lagi adanya para pengusaha penyedia jasa berskala kecil yang mengkhawatirkan bakal tidak kebagian proyek karena hanya para pengusaha besar sajalah baik di dalam maupun di luar Kota Bogor yang bisa mengakses internet tersebut.

Kepala Bagian Penyusunan Program Pemkot Bogor Hermansyah menjelaskan, diluncurkannya program E Procurement atau E Proc yakni tender atau lelang proyek melalui sistim internet itu dimaksudkan antara lain untuk efisiensi anggaran dimana Surabaya yang sudah terlebih dahulu melaksanakan sistim itu bisa menekan anggaran hingga 30 persen.

Keuntungan lainnya lelang dengan sistim internet itu kata Hermansyah adalah bisa dihindarinya KKN karena tidak saling berhadapan antara pengusaha dengan panitia lelang karena virus KKN dalam proses lelang proyek diakui atau tidak memang kerap menjadi pergunjingan masyarakat; terlebih jika pengerjaan proyek tersebut tidak sesuai bestek atau tak tepat waktu misalnya.

Menurut Kabag Penyusunan Program Pemkot Bogor Hermansyah, terobosan program E Proc tersebut rencananya di-louncing dalam waktu dekat ini dimana sebelumnya, pihak Pemkot Bogor telah melatih para panitia lelang serta pimpinan kegiatan atau pimpinan proyek hingga para pengusaha penyedia jasa itu sendiri.

Bahkan, sebuah ruangan di Bagian Penyusunan Program sudah disiapkan berikut perangkat lunak maupun perangkat keras sebagai implementasi program tersebut.

Ditempat terpisah Ketua Komisi C DPRD Kota Bogor,Yusuf Dardiri menyambut positif lelang proyek melalui internet. Tapi, pihaknya tidak menjamin akan serta merta bebas dari KKN. Masalahnya, tergantung bagaimana komitmen dan keseriusan dari Kepala Daerah dalam memberantas KKN itu sendiri.

Yusuf Dardiri mengakui, meski dewan mendukung program E Proc tersebut, namun enam fraksi di DPRD Kota Bogor tegas Yusuf Dardiri sepakat untuk mengkaji lebih dalam lagi sekaligus meminta Pemkot Bogor untuk menggelar ekspos terlebih dahulu atas program tersebut.

Ditanya adanya sementara pengusaha yang belum siap dengan lelang sistim internet itu, menurut Ketua Komisi C DPRD Kota Bogor dari Fraksi Keadilan Sejahtera Yusuf Dardiri, hal itu tidaklah prinsip, karena pada era teknologi informasi sekarang ini, mereka pun harus belajar menguasainya. (yan)

 
Kota Bogor
Kota Bogor   Talk Show Jakarta Marketing Week: "City Branding"
Kota Bogor   Kota Bogor Meraih Penghargaan IDSA Award
Kota Bogor   Tanya Jawab Walikota dengan Dewan Juri IDSA Award
Lebih Banyak Video

Website SKPD

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner