kumpulan istilah dunia it istilah komputer dunia it
hosting murah hosting berkualitas hosting terpercaya
info lowongan kerja lowongan kerja lowongan kerja
info lowongan kerja lowongan kerja lowongan kerja
resep makanan kumpulan resep makanan dan kue cara membuat masakan
Banner
30 PERGURUAN TINGGI NEGERI DAN SWASTA UNJUK KEBOLEHAN DALAM PAGELARAN KESENIAN SUNDA
Kamis, 24 Maret 2005 23:21
Sebanyak 30 Perguruan Tinggi (PT) negeri dan swasta yang tergabung dalam Forum Komunisaksi Lingkung Seni Mahasiswa Sunda (Fokalismas) se Jawa Barat, Banten dan Jogjakarta unjuk kebolehan dalam pagelaran bersama ke tiga Kesenian Sunda di Gedung Kamuning

.

 

Sebanyak 30 Perguruan Tinggi  (PT) negeri dan swasta yang tergabung dalam Forum Komunisaksi Lingkung Seni Mahasiswa Sunda (Fokalismas) se Jawa Barat, Banten dan Jogjakarta unjuk kebolehan dalam pagelaran bersama ke tiga Kesenian Sunda yang digelar DI Gedung Kamuning Gading hingga 26 Maret mendatang di Gedung Kamuning Gading Bogor.

Dalam acara pembukaan ditandai dengan penancapan Gugunungan Wayang oleh Deputi Program Seni dan Film Kementrian Kebudayaan dan Pariwista  RI Aswari Afandi,  

Sedangkan mengawali pagelaran ditampilkan prosesi  seni upacara adat payung pajajaran, tari topeng Indramayu, pagelaran rampak gendang, Selanjutnya para peserta pagelaran melakukan Heleran yakni iring? iringan dengan mengambil stant di Balaikota Bogor, finish di GOR Pajajaran.  

Sementara peserta  Helaran antara lain pasukan Paksa Naga Usman dari Cirebon, iring-iringan andong, Angklung Gubrag Jasinga Kabupaten Bogor, Calung Fokalismas, Kuda Renggong Sumedang, Burok Cirebon, Sisingaan dari Kabupaten  Subang,

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik dalam sambutan tertulisnya dibacakan Asisten Deputi Program Seni dan Film Aswari Afandi mengatakan, penyelenggaraan pagelaran bersama ke 3  Fokalismas tahun 2005 membuktikan bahwa sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Keluarga besar Fokalismas Jawa Barat mampu meraih simpati dan memberikan umpan balik yang positif bagi masyarakat. Kegiatan ini dapat menjadi bandingan bagi mahasiswa lain, hingga pada saatnya nanti di semua daerah akan ada pelaku-pelaku budaya yang terpilih dan berkualitas.

Menurut Aswari dari sisi komersial jenls masing ? masing kegiatan yang bermuara pada etnis ? etnis tertentu memiliki nilai jual yang tinggi. Tinggal pada kepedulian instansi yang berwenang proses pengemasan dan pemasarannya yang akan menjelma sebagai komoditi budaya yang berbasis kepada ketajaman dan kejlian Mahasiswa dengan mengamati geliat kehidupan masyarakat.

Walikota Bogor H.Diani Budiarto dalam sambutannya dibacakan Sekdakot Bogor H. Dody Rosadi menegaskan, budaya sunda merupakan salah satu budaya yang mencerminkan keluhuran budaya masyarakat pendukungnya. Dengan demikian menjadi kewajiban sebagai masyarakat sunda untuk berusaha memelihara tetap berperannya budaya sunda di dalam aktivitas keseharian bermasyarakat. Disamping menjadi kewajiban untuk terus mengembangkan budaya sunda termasuk seninya, yang mencerminkan jati diri masyarakat, sunda khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya.

Sementara itu Ketua panitia pelaksana pagelaran tiga Fokalismas Bambang mengakui, bahwa selama ini budaya sunda yang mengandung nilai ? nilai-nilai tradisi sudah dilupakan. Padahal, nilai ? nilai tradisi itu mengandung makna filosof yakni etika moral dan memberikan pendidikan kepada generas muda sehingga akan menghargai sesame, menghargai keseimbangan alam.

Pagelaran ini, lanjut  Bambang, merupakan penegasan bagi generasi muda kghususya warga sunda. Sebab, selama ini orang sunda sulit untuk bersatu. Karena itu melalui pagelaran ingin menyatukan para Mahasiswa sunda sehingga akan bersatu  dan bangkit di tatar sunda.     

 

Website SKPD

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner