Beranda >

Berita > Wali Kota Serahkan Rastra hingga Kunjungi Warga Sakit


20 Maret 2017

Wali Kota Serahkan Rastra hingga Kunjungi Warga Sakit

Wajah senang dan haru terlihat dari raut wajah Wali Kota Bogor Bima Arya saat menyerahkan beras sejahtera (Rastra) kepada beberapa warga di Kampung Rambutan dan Kampung Lebak Pilar, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Senin (20/03/17).

Bima yang didampingi Camat Bogor Tengah Lili Sutarwili, Lurah Sempur Rena Da Frina menyerahkan 20 kg beras dan 2 kg gula pasir bagi warga yang secara ekonomi kurang mampu dengan total ada 220 Kepala Keluarga (KK).

Mendapatkan rastra secara langsung dari Wali Kota Bogor, salah satu warga RT. 5 RW.4 Kampung Rambutan, Kelurahan Sempur Suryati mengungkapkan perasaan senang dan terima kasih. ”Terima kasih beras ini sangat berarti bagi kami sekeluarga, apalagi suami saya pulangnya seminggu sekali,” aku Suryati.

Suryati menceritakan, suaminya sehari-hari bekerja sebagai buruh panggul di Pasar Citayam dan untuk membantu perekonomian keluarga ibu dari 5 anak ini sehari-hari menjadi buruh cuci di lingkungan sekitar tempat tinggalnya.


Selain itu, warga RT.5 RW.4 Kampung Rambutan Sumarni yang mendiami rumah dibantaran sungai dengan 2 anak dan suami itu mengungkapkan hal yang sama.”
Alhamdulillah saya sangat terbantu, kondisi bapak saat ini sedang tidak bekerja,  Alhamdulillahpisan,” jelas Sumarni.

Sebelumnya, Suami Yane Ardian itu menyerahkan rastra kepada Aminah, warga RT.5 RW.4 Kampung Rambutan. Setelah menyerahkan rastra Bima berharap apa diberikan dapat memberi manfaat bagi yang membutuhkan. Selain menyerahkan rastra Bima juga menengok warga Kelurahan Sempur yang sedang sakit, diantaranya Hendro (60) pensiunan TNI AD warga RT.2 RW.3 Lebak Pilar yang menderita lumpuh selama 17 Tahun. Hermawati istri Hendro menuturkan selama 17 tahun dirinya setia mendampingi dan merawat sang suami.
“Sudah selama 17 tahun saya merawat bapak, kalaupun ada yang bantu hanya putri kami satu-satunya yaitu Inka (21), itu juga saat dia kerja tapi sekarang dia tidak bekerja lagi,” akunya.


Pada kesempatan itu juga, Hermawati  menyampaikan keluhannya dalam proses perekaman data E-KTP dan langsung di respon pihak terkait. Selain Hendro, Bima juga menengok Ade Komar (50) yang menderita penyakit saraf, sehingga tangannya tidak bisa digerakkan. Ellis (36) istri Ade Komar mengungkapkan, saat ini dia mendampingi suaminya berobat jalan seminggu sekali untuk terapi ke RS PMI Bogor.


“Tapi setahun belakangan ini, sebelumnya bapak bekerja di Olimpic, karena pengurangan karyawan, setelah itu bekerja apa aja, tapi sekarang sama sekali sudah tidak bisa beraktivitas lagi. Saya ucapkan terima kasih kepada pak Wali yang sudah mau menjenguk dan memberi semangat,” jelas Ellis yang sehari-harinya berjualan di kantin sekolah Regina Pacis Bogor.

Tidak hanya warga Kampung Rambutan dan Lebak Pilar, Bima juga melihat lokasi rencana sanitasi berbasis masyarakat (sanimas) dan turab di Blok I A di wilayah RT.6 RW.3 komplek PU yang dulunya dikenal dengan komplek SMP 5 Kelurahan Sempur dan menyempatkan untuk berdialog dengan warga di Mushala Al Hidayah. (humas) SZ

Tambahkan Komentar
Nama :
Website :
Email :
Komentar :
Kode Verifikasi :
   
     
Komentar Masuk