Banner
UPZ Deklarasikan Masjid Sebagai Pusat Pemberdayaan dan Peradaban Ummat
Minggu, 15 Juli 2012 17:47

Sejarah peradaban Islam, baik ketika era Rasulullah SAW maupun pada era keemasan Islam di Andalusia (Spanyol), peranan masjid begitu luas. Masjid tidak hanya dijadikan sebagai sarana penyelenggaraan shalat, tetapi juga menjadi institusi sosial yang berperan dalam membangun dan menjalankan aneka fungsi yaitu pendidikan, ekonomi, dan politik umat.

 

Hanya saja, perkembangan zaman kemudian memperlihatkan kepada kita semua, ummat Islam tidak lagi memiliki ikatan yang kuat dengan masjid. Masjid hanya penuh pada saat pelaksanaan Shalat Jum’at atau Shalat pada Hari-Hari Besar Keagamaan seperti Hari Raya Idul Adha dan Hari Raya Idul Fitri. Dengan kata lain, masjid seperti mengalami penyempitan fungsi serta peran. Masjid hanya difungsikan pada pelaksanaan ibadah-ibadah formal.

Kondisi inilah yang kemudian, mendorong BAZ kota Bogor bersama Forum Silaturahim UPZ (Unit Pengumpul Zakat) masjid se-kota Bogor menggelar acara Deklarasi Masjid Serbagai Pusat Pemberdayaan Ummat pada Minggu, (15/7 2012) malam ini  di Plasa Balaikota Bogor.

“Kegiatan ini sejatinya adalah penguatan atas apa yang telah kami lakukan dengan terus menerus membentuk UPZ masjid sebagai bagian dari upaya memperkuat fungsi pemberdayaan masjid,” beber ketua Divisi Pengumpulan BAZNAS kota Bogor, Husnan.

Sejuah ini, kata Husnan, sudah 141 UPZ yang telah terbentuk di kota Bogor. “InsyaAllah, pada acara malam hari ini perwakilan seluruh UPZ masjid di kota Bogor akan hadir. Jadi kurang lebih 1410 orang akan memenuhi area plasa Balaikota ini untuk bersama-sama mendeklarasikan masjid sebagai pusat pemberdayaan ummat,” bebernya.

Untuk deklarasi sendiri, sambung Husnan, akan berfokus pada tiga hal. Pertama, komitmen untuk menjadikan masjid sebagai pusat pemberdayaan dan peradaban ummat. “Ke dua, komitmen untuk menjadikan dana zakat, infaq, dan shadaqah, sebagai sumber dana untuk mendorong masjid sebagai pusat pemberdayaan dan peradaban ummat,” ulas Husnan.

Sedangkan yang ke tiga, adalah mengajak semua pihak untuk berkontribusi aktif dalam mensukseskan peran masjid sebagai pusat pemnerdayaan dan peradaban ummat.



Acara deklarasi ini, kata Husnan, akan dilanjutkan dengan proses penendatangan Piagam Deklarasi Masjid Sebagai Pusat Pemberdayaan Ummat. “Ketua BAZNAS Kota Bogor, Ketua Forsil UPZ masjid kota Bogor, dan Walikota Bogor yang diwakili Sekdakot Bogor akan bersama-sama menandatangani piagam ini,” ungkapnya.

Pada acara ini, juga akan diserahkan zakat award kepada 7 pihak yang telah berperan besar dalam penguatan dana zakat.

“Ke tujuh pihak itu adalah PDAM Tirta Pakuan kota Bogor, BMC, Dinas Kesehatan, UPZ Masjid Al-Falah, dr. Gunawan, Ibu Ule, dan Pak Aim Halim Hermana,” jelas Husnan.

Mereka, lanjutnya, terpilih menerima zakat award tahun ini karena peran serta yang besar dalam menguatkan zakat, infaq, dan shadaqah di kota Bogor sesuai peran dan kapasitasnya.(gus/ ARW)

 
Kota Bogor
Kota Bogor   Talk Show Jakarta Marketing Week: "City Branding"
Kota Bogor   Kota Bogor Meraih Penghargaan IDSA Award
Kota Bogor   Tanya Jawab Walikota dengan Dewan Juri IDSA Award
Lebih Banyak Video

Website SKPD

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner