|
Menjelang Hari Jadi Bogor (HJB) ke 530, kado Istimewa dipersembahkan oleh salah satu siswi SMK Tridharma 4 Kota Bogor Rianita Iskandar (17) yang berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan melakukan aksi spektakuler menabuh drum non stop selama 20 Jam, di Halaman Gedung Kemuning Gading Jalan Kapten Muslihat Kota Bogor.
Siswi yang masih duduk dikelas 2 SMK ini berhasil memecahkan rekor drummer putri sebelumnya Rini Asmara yang menabuh drum 7,30 jam. Rinita melakukan aksinya menabuh drum pada tepat pukul 22.30 Jum’at (25/5) malam, dan berahir pada pukul 18.30 Sabtu (26/5) malam.
Penyerahan penghargaan MURI diserahkan langsung oleh Direktur MURI Jaya Suprana didampingi Manager MURI Hendri menjelang pentas Lawung Motekar 9 Koreografer Jaipongan se Jawa Barat di Gedung Kemuning Gading Jalan Kapten Muslihat Kota Bogor, Sabtu (26/5/2012). Rianita mengatakan, pengharaan MURI merupakan kado Istimewa yang dipersembahkan untuk Bogor yang kini telah menginjak Usia ke 530 tahun. Selain untuk Bogor penghargaan ini saya persembahkan untuk Sanggar Getar Pakuan yang telah membersarkan saya. “Hanya ini yang bisa persembahkan untuk Bogor dan Sangar Getar Pakuan “ kata Rianita usai menerima penghargaan MURI. Putri ke empat pasangan Iskandar dan Siti Khadijah mengaku bersyukur bisa membawa nama baik Kota Bogor melalui pemecahan rekor MURI menabuh drum 20 jam non stop. “ Selama 20 jam menabuh drum saya hanya istirahat 5 kali, untuk minum dan mengganti kaus sambil rebahan, karena sesuai ketentuannya setiap jam menabuh drum diberikan waktu 5 menit untuk beristirahat, “ ungkapnya. Menurut dia, dipilihnya menabuh drum 20 jam, karena bertepatan dengan Ulang Tahun Sanggar Getar Pakuan ke 20. “ Sanggar Getar Pakuan adalah sanggar saya yang membesarkan saya, dari sanggar inilah saya dibimbing, “ kata siswa SMK yang mengaku bertempat tinggal di Cimanggu Kecil Bogor.
 Ia mengatakan, setelah dirinya berhasil memecahkan rekor MURI akan terus berkereasi dalam bidang Seni. “ Obsesi saya kedepan ingin menjadi seorang drummer profesional, “ tukasnya. Manager MURI Hendri mengatakan, kebersilan remaja Bogor menambuh drum 20 merupakan sejarah baru. “Nama Rianita syah tercatat di MURI, “ kata dia.
Hendri menjelaskan, sesuai ketentuannya seorang drummer yang akan memecahkan MURI diperbolehkan beristirahat setiap satu jam menabuh drum hanya lima menit untuk beristirahat. Sementara itu Direktur MURI Jaya Suprana mengatakan, setelah sukses yang dicapai Rianita Iskandar, pihaknya menatang Sanggar Seni Getar Pakuan dan Pemerintah Kota Bogor untuk menggelar pemecahan Rekor MURI menabuh gendang terlama. “Kalau hal ini bisa dilakukan akan menjadi sejarah baru, karena belum ada yang berani menambuh gendang non stop, “ imbuhnya. (yan/met/gus)
|