Banner
BPLHD Jabar Sosialisasikan Dampak bahaya Rokok
Jumat, 04 May 2012 15:27

Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Provinsi Jawa Barat mengumpulkan para guru  dan perwakilan pelajar se Kota Bogor untuk diberikan sosialisasi mengenai dampak rokok terhadap lingkungan, di Balaikota Bogor, Kamis (3/5/2012).

 

Ratusan pelajar SMP, SMA, dan guru  dengan penuh antusias mengikuti sosialisasi yang digelar dari pukul 09.00 wib hingga pukul 13.00 wib. Sosialisasi dibuka Asisten Tata Praja Sekretariat Daerah Kota Bogor Ade Syarif Hidayat mewakili walikota Bogor.  

Hadir dalam sosialisasi Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bogor Lilis Sukartini, Sekretaris Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Provinsi Jawa Barat Ir. Bambang, serta Kepala Bidang (Kabid) Tata Lingkungan dan Dampak Lingkungan pada BPLH Kota Bogor Syahlan Rasyidi.

Dalam sambutannya Walikota Bogor disampaikan Ade Syarif Hidayat mengatakan pelaksanaan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya untuk mewujudkan harapan bersama, bahwa pelaksanaan kawasan tanpa rokok di Kota Bogor dapat berjalan lebih lancar, lebih optimal, dan mampu menebarkan banyak manfaat bagi warga Kota Bogor.

Melalui sosialisasi kita dapat mendapat gambaran untuh tentang bahaya rokok bagi kesehatan yang pada akhirnya akan melahirkan kesadaran bagi kita semua untuk ambil bagian dalam mensukseskan Perda Nomor 12 tahun 2009 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR)

Diakuinya,  pelaksanaan KTR menghadapi tantangan dan kenadala yang tidak mudah dan sederhana dalam melaksanakan. Hal itu misalnya datang dari berbagai respon masyarakat yang mulai mempertanyakan evektivitas implementasi Perda Nomor 12 tahun 2009 tentang KTR ketika di beberapa tempat yang ditetapkan sebagai KTR masih sering ditemukan orang merokok.

Seperti diangkutan umum,  pusat perbelanjaan, dan bahkan dilingkungan kerja kita, stiker atau banner KTR seperti tak bergaung karena pemandangan orang merokok ditempat tersebut.



Kondisi inilah yang membuat para perokok di Kota Bogor merasa aturan ini akan mengekang mereka. Banyak juga dari mereka mengira keberadaan Perda ini tidak akan memperbolehkan mereka merokok. Padahal tidak melarang mereka merokok, hanya memberikan aturan, tata tertib dan etika merokok. Dengan adanya aturan itu, diharapkan aktivitas mereka yang merokok tidak membahayakan dan mengganggu kesehatan orang lain yang tidak merokok.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) pendataan hukum kemitraan BPLHD Provinsi Jawa Barat Suhartono selaku penyelenggara sosialisasi melaporkan, sosialisasi dampak rokok terhadap lingkungan dengan sasaran terbentuknya kawasan bebas tanpa asap rokok.

Makanya, kampanye ini diharapkan agar kawasan bebas asap rokok dilingkungan Sekolah. Adapun sasaran yang ingin dicapai adalah mengurangi konsumsi rokok sejak dini dengan memberikan informasi tentang pengaruh bahaya okok pada usia muda. (met/gus)

 
Kota Bogor
Kota Bogor   Talk Show Jakarta Marketing Week: "City Branding"
Kota Bogor   Kota Bogor Meraih Penghargaan IDSA Award
Kota Bogor   Tanya Jawab Walikota dengan Dewan Juri IDSA Award
Lebih Banyak Video

Website SKPD

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner