|
Tepang Soso mengenang Masa SMA Suasana temu kangen (tepang sono-red) SMA Negeri I (Smansa) Bogor alumni tahun 1976 yang digelar di Rumah Kediaman Wawan Setaiawan Jalan H.Entong Semplak bogor Minggu (19/2/2012) berlangsung dalam suasana meriah dam penuh keakraban.
Mereka berkumpul untuk mengenang kembali semasa di Sekolah setelah 36 tahun berpisah sejak lulus dari Smansa. diadakan. Kehadiran mereka ini diluar dugaan panitia yang hanya menyediakan kursi 50 orang.
Temu kangen yang semula direncanakan secara mendadak sekitar satu bulan yang diprakarsai Yusuf, Bardian, Surya, Dede Ruwanda, Rahmi bak gayung bersambut, ujar R.Moh Agus Barokah humas temu kangen ini.
Prung pertemuan kangen-kangenan terjadi dan suasana Bogor yang sejak subuh diguyur hujan menjadi hangat karena gelak tawa dari alumni Smansa Bogor 1976. Jauh dimata dekat dihati, begitulah pepatah mengatakan.
Berpisah selama 36 tahun seperti baru kemarin terjadi, seragam putih hijau kebanggaan Smansa Bogor alumni 1976 ini seakan masih didepan mata, jabat tangan penuh akrab terjadi antar mereka sambil menebak nama yang dijabatnya.

Dede Ruwanda yang menggawangi ketua temu kangen menjadi maju mundur untuk memberikan sambutannya dalam membuka acara karena para alumni Smansa ini tak mau menghiraukan permintaan Tuti sebagai MC maka dibiarkanlah mereka beberapa menit untuk melepas rindunya.
Agus mengatakan, tujuan temu kangen ini selain mempererat tali persaudaraan antar alumni Smansa Bogor. Ia berharap agar siswa2 yang masih duduk di bangku Smansa Bogor khususnya menjauhkan diri dari barang haram narkoba.
Agus mengatakan, alumni Smansa 1976, siap memberikan sumbang saran kepada Pemerintah Kota Bogor terkait persoalan pelik yang belum berhasil dituntaskan seperti masalah Pedagang Kaki Lima (PKL) dan semrawutnya angkot yang membuat kumuh kota Bogor, padahal dulu Bogor terkenal kota peristirahatan (Buiternzorg)
Temu kangen diramaikan organ tunggal yang dimainkan Toto, dengan menampilkan penyanyi alumni smansa. Suasana temu kangen semakin meriah dengan kehadiran artis-artis dadakan yang tak kalah merdu suaranya dengan penyanyi yang sering tampil di televisi.
Muchlis wartawan RRI Bogor yang turut hadir temu kangen ikut melantunkan suara emasnya dengan lagu-lagu dangdut lawas seperti lagu ciptaan Masabi. “ Walaupun lagu Masabi sudah sangat lawas masih enak didengar, “ ujar Muchlis
Menurut Muchlis, untuk mengenang karya – karya masabi dirinya berkeinginan menggelar Festival lagu lawas buah karya Masabi. “ Kalau ada pihak sponsor mau diajak kerjasama kita siap menggelar Festival lagu dangdut buah karya Masabi, “ kata Muchlis yang mengaku mengagumi karya – karya masabi.
Selain dimeraihkan artis dadakan temu kangen juga dimeriahkan dengan tebak judul lagu. Pihak panitia pun menyiapkan puluhan hadiah Doorprise.
Agus Barokah menambahkan, temu kangen alias tepang sono Smansa Bogor angkatan 1976 akan terus berlanjut dengan ditentapkan beberapa orang diantaranya Dede Ruwanda, Bambang, Bardiansa, Yusuf, Surya, Rahmi, Enjang dan lainnya dipercaya menjadi panitia dalam pertemuan alumni Smansa Bogor berikutnya. (yan)
|