kumpulan istilah dunia it istilah komputer dunia it
hosting murah hosting berkualitas hosting terpercaya
info lowongan kerja lowongan kerja lowongan kerja
info lowongan kerja lowongan kerja lowongan kerja
resep makanan kumpulan resep makanan dan kue cara membuat masakan
Banner
Septitank Komunal Tekan Tinja Masuk Ke Sungai
Jumat, 02 Desember 2011 20:30
Tempat pembuangan tinja (septitank) warga Kota Bogor, khususnya yang tinggal di bantaran sungai belum banyak yang memenuhi standar kesehatan. Berdasarkan hasil studi EHRA (Environmental Health Risks Assesment) tahun 2010 lalu banyak septitank warga yang bermukim di bantaran sungai tidak kedap air sehingga limbah bisa masuk dan tercampur Akibatnya, bisa membahayakan dan mencemari sungai tersebut
 
Kepala BAPPEDA (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kota Bogor Hari Sutjahyo mengatakan, dari hasil  studi  EHRA diketahui sebanyak 69,2 persen warga Kota Bogor melakukan aktivitas BAB dijamban/leher angsa yang pembuangannya disalurkan melalui tangki septi, sedangkan  3,3 persen warga melakukan aktivitas BAB dilakukan di sungai atau got.

Hari menyebutkan, aktivitas warga yang membuang limbah (tinja) langsung ke sungai sangat berdampak buruk.   “Meskipun jumlahnya hanya berkisar 3 persen dari penduduk Kota Bogor tetapi hal tersebut bisa membahayakan kesehatan. Karena banyak warga yang masih menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-harinya seperti mencuci dan mandi,” ujarnya,  di Balaikota Bogor, Kamis (1/12/2011).

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemerintah Kota Bogor telah membangun program sanitasi berbasis masyarakat yang berfokus pada pembuatan septitank komunal yang secara umum berfungsi untuk menekan jumlah tinja yang masuk ke sungai.

“Tahun 2011 ini, kami telah memasang 12 buah septitank komunal di beberapa kelurahan dan bantaran Sungai Ciliwung. Sedangkan pada tahun 2012 nanti, kami sudah siap membangun kembali 17 buah septitank komunal,”ungkap Hari.

Sementara itu berdasarkan data Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Kota Bogor kandungan bakteri Escherichia  Coli (E-coli) di Sungai Ciliwung masih tinggi, karena kebiasaan kebiasaan masyarakat sekitar yang langsung membuang tinja ke sungai Ciliwung (yan)

 

Website SKPD

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner