Banner
UN SMP dan MTs Mulai Senin
Senin, 29 Maret 2010 03:09
Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) akan berlangsung mulai Senin, 29 Maret hingga Kamis 1 April 2010. UN SMP dan Mts di Kota Bogor akan diikuti 16.341 siswa.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Pemuda dan olah Raga (Disdikpora) Kota Bogor, dari 16.341 siswa terdiri dari 14.028 siswa SMP dari  95 SMP Negeri dan Swasta,  dan 2.313 siswa MTs  Negeri dan Swasta.  Sedangkan mata pelajaran yang diujikan dalam UN SMP dan MTs yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan IPA.

Kepala Disdikpora Aim Halim Hermana mengimbau kepada para siswa yang akan mengikuti UN untuk tidak terpengaruh jika ada penyebaran  kunci jawaban lewat SMS. Sebab, penyebaran jawaban biasanya SMS itu disebarkan orang-orang yang tidak bertanggung jawab dengan motif yang tidak jelas. “Sejauh ini jawaban kunci–kunci soal via SMS selalu menyesatkan peserta UN. Yang terpenting siswa harus percaya diri mengerjakan soal-soal, dan jangan terpengaruh, “ ingatnya.

Lebih lanjut Aim mengatakan,  dalam UN SMA, SMK dan MA di Kota Bogor yang berakhir Jum’at (26/3/2010) lalu,  tercatat ada 44 siswa harus mengikuti UN susulan karena sakit.  Dari 44 siswa yang mengikuti UN susulan terdiri dari 26 siswa SMK, 16 siswa SMA dan 2 siswa MA.  Keseluruhan peserta UN SMA, SMK dan MA berjumlah 18.222 siswa.  “ Siswa yang mengikuti UN susulan karena sakit dibuktikan dengan surat dokter, “ kata Aim

Menurut Aim, pelaksanaan UN susulan dilakukan didua Sekolah yaitu SMA Negeri 1 dan SMK Negeri 1 yang mulai dilaksanakan  Senin 29 Maret 2010 bersamaan dengan pelaksanaan UN SMP dan MTs. “Sejauh ini kami belum menerima laporan siswa yang tidak mengikuti UN dengan alasan lain kecuali sakit,  sehingga mereka  diberikan kesempatan untuk mengikuti UN susulan, “jelasnya.

Menurut Aim Halim Hermana, secara umum pelaksanaan UN SMA, SMK dan MA berjalan lancar dan aman. Beredarnya jawaban soal melalui SMS ternyata tidak benar. Meski belum diketahui siapa pelakunya ternyata beredarnya jawaban SMS setelah dicocokkan tidak benar, “ ungkapnya.(yan)
 
Kota Bogor
Kota Bogor   Talk Show Jakarta Marketing Week: "City Branding"
Kota Bogor   Kota Bogor Meraih Penghargaan IDSA Award
Kota Bogor   Tanya Jawab Walikota dengan Dewan Juri IDSA Award
Lebih Banyak Video

Website SKPD

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner