Banner
Dari Lakon Sejarah Bogor, Hingga Mengajak Warga Tidak Golput
Jumat, 21 Juni 2013 15:52

Pagelaran wayang golek dalam rangkaian memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke 531 yang digelar di enam wilayah Kecamatan se Kota Bogor sejak 7 Juni lalu menarik perhatian masyarakat khususnya para penggemar wayang golek.

Beragam cerita atau lakon disuguhkan para dalang  anggota Persatuan Pedalangan Indonesia  (Pepadi)  Kota Bogor dalam pagelaran memperingati HJB ke 531. Ada dalang yang  mengupas cerita asli tentang pewayangan,  dan ada pula dalang  yang mengupas tentang sejarah Bogor.   

Dalang  Zakir D. Ismail misalnya, saat  manggung di Kelurahan Kedung Waringin Kecamatan Tanah Sareal  membawakan lakon berjudul Munding Laya Dikusumah.  Lakon ini menceritakan tentang sejarah Bogor.

Diceritakan, bahwa Dayeuh Pakuan Negeri Pajajaran sedang mengalami pancaroba, para petani sedang mengalami paceklik.  Dewi Kentring Manik Prameswari Prabu Siliwangi bermimpi kondisi negara tidak akan bisa aman, kalau tidak diobati dengan mustika yang bernama  Lalang Salakadomas.

Dalam pegelaran tersebut para dalang pun ikut  berpartisipasi mensosialisasikan Pemilihan Walikota-Wakil Walikota (Pilwalkot) Bogor.   “Sebelum tampil saya mendapat pesan dari Ketua Pepadi Kota Bogor  agar selain membawakan lakon untuk mengajak masyarakat tidak Golput dalam Pilwalkot Bogor pada  14 September mendatang, “ kata dalang Zakir.

Sementara itu Ketua Pepadi Kota Bogor Shahlan Rasyidi mengatakan, dalam pegelaran wayang golek di 6 wilayah Kecamatan se Kota Bogor ada 13 dalang anggota Pepadi diterjunkan.  “ Pagelaran wayang yang rutin digelar setiap tahun selain untuk menghibur warga juga dalam upaya  melestarikan seni wayang golek yang kini mulai  tergerus oleh seni – seni lainnya, “ ujarnya

Menurut Shahlan,  pagelaran masih akan berlangsung satu malam lagi dengan menampilkan  4 dalang di dua Kecamatan yakni, Kecamatan Bogor Utara dan Kecamatan Bogor Tengah. “ Ada 4 dalang yang  akan tampil dihari terakhir pagelaran wayang golek  menyambut HJB, “ sebut Shahlan.



Ke empat dalang itu, jelas Shahlan, dalang Ceceng berduet dengan dalang Ucu yang akan manggung di Kelurahan Gudang Kecamatan Bogor Tengah, dan dalang Ujang Jaya berduet dengan Dalang Rais yang akan manggung di Kampung Rambai Kelurahan Ciluar Kecamatan Bogor Utara.

Shahlan  menambahkan, pagelaran wayang golek kali ini momentumnya sangat tepat untuk menyongsong Pilwalkot Bogor pada tanggal 14 September 2013 mendatang. “Makanya, kita meminta kepada para dalang yang tampil untuk menyisipkan pesan dan ajakan kepada warga Kota Bogor untuk mensukseskan pesta demokrasi Pilwalkot Bogor, “ pungkasnya. (yan)

 
Kota Bogor
Kota Bogor   Talk Show Jakarta Marketing Week: "City Branding"
Kota Bogor   Kota Bogor Meraih Penghargaan IDSA Award
Kota Bogor   Tanya Jawab Walikota dengan Dewan Juri IDSA Award
Lebih Banyak Video

Website SKPD

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner